Warsawe, Info Mabar ; – Puskesmas Warsawe, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, meluncurkan program inovatif bernama GABUS (Gerakan Anak Balita Sehat) guna menekan angka stunting di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling Selasa (22/07/2025).
Program berbasis komunitas ini fokus pada peningkatan imunisasi, edukasi gizi, dan penguatan pola asuh anak untuk mengatasi masalah stunting yang kian mengkhawatirkan di wilayah tersebut.
“Inovasi ini berbeda karena kami fokus pada pendekatan dari bawah (bottom-up) dan melibatkan masyarakat sejak perencanaan,” tegas Yohanes G. Floriani, Kepala Puskesmas Warsawe”.
Latar Belakang: Stunting sebagai Ancaman Serius
Stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia. Data Puskesmas Warsawe menunjukkan bahwa Desa Liang Ndara termasuk wilayah dengan kasus stunting yang memprihatinkan. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:
- Rendahnya cakupan imunisasi dasar,
- Kurangnya pemahaman orang tua tentang gizi seimbang,
- Lemahnya sistem pemantauan tumbuh kembang balita.
Meski pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas melalui UU No. 36/2009 dan PP No. 61/2014, penanganannya memerlukan pendekatan holistik dan partisipatif di tingkat desa.
GABUS: Solusi Kolaboratif Berbasis Masyarakat*
Program GABUS dirancang sebagai gerakan partisipatif yang melibatkan tenaga kesehatan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, dan keluarga. Beberapa strategi utamanya meliputi:
– Penyuluhan rutin tentang gizi, imunisasi, dan pola asuh anak,
– Penguatan Posyandu untuk pemantauan berkala pertumbuhan balita,
– Kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan tokoh adat dan pemuda desa,
– Pemberian insentif bagi kader dan ibu yang aktif dalam program.
Tahapan Pelaksanaan
- Identifikasi masalah melalui data stunting dan musyawarah desa.
- Pengumpulan ide dari kader dan tokoh masyarakat.
- Uji coba program di Desa Liang Ndara sebagai percontohan.
- Evaluasi berkala melalui survei dan masukan warga.
*Dampak yang Diharapkan
Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, GABUS diharapkan dapat:
– Meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya imunisasi dan gizi,
– Memperkuat peran kader Posyandu dalam pencegahan stunting,
– Menurunkan angka stunting secara bertahap di Kecamatan Mbeliling.
Ke depan, program ini akan diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Mbeliling jika berhasil di Desa Liang Ndara. Dukungan dari pemerintah daerah dan organisasi kesehatan terus dioptimalkan agar inisiatif ini berkelanjutan.






