Labuan Bajo,info Mabar -; Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat meluncurkan pembaruan Sistem Informasi Rumah Bencana (SIRUBEN) untuk meningkatkan akurasi data dan respons penanganan bencana di Kantor Dinas Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat jln. Gabriel Gampur, Labuan Bajo Rabu (23/07/2025)
Inovasi ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan sistem sebelumnya, yang dinilai tidak lagi mampu mengikuti dinamika perubahan kondisi rumah serta kebutuhan masyarakat pascabencana.
Latar belakang perlunya pembaruan sistem untuk meningkatnya frekuensi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor dan kebakaran hutan di Kabupaten Manggarai Barat membutuhkan sistem pendataan yang lebih responsif. Sistem lama kerap menghasilkan data tidak akurat karena data usang yang tidak diperbarui, tidak terintegrasinya pemutakhiran informasi antara pemerintah dan masyarakat, Keterlambatan penyaluran bantuan seperti Bantuan Rumah bagi Korban Bencana dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
“Kondisi rumah bisa berubah drastis pascabencana, tetapi sistem lama tidak mampu menangkap perubahan itu secara real-time. Akibatnya, bantuan sering tidak tepat sasaran,” jelas Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat, Severianus Kurniadi, ST.
Menurutnya, “Fitur Baru SIRUBEN dirancang untuk mengatasi kelemahan versi sebelumnya dengan Database Terintegrasi memadukan data dari OPD terkait, relawan, dan masukan langsung masyarakat melalui aplikasi”. Lanjutnya Pemutakhiran Real-Time memungkinkan pelaporan kondisi rumah terbaru via smartphone oleh warga atau petugas lapangan. Analisis Risiko Bencana pemetaan kerentanan wilayah berbasis GIS (Sistem Informasi Geografis) untuk antisipasi tanggap darurat. Keamanan penggunaan sistem cloud dengan enkripsi guna mencegah kebocoran informasi sensitif. Pembaruan Inovasi ini bertujuan akurasi data memastikan informasi rumah tidak layak huni selalu terkini, efisiensi bantuan mempercepat penyaluran bantuan perumahan pascabencana, partisipasi publik mendorong masyarakat terlibat aktif dalam pelaporan kerusakan.
Cara Kerja SIRUBEN, petugas atau warga mengunggah foto dan laporan kondisi rumah via aplikasi/web, tim ahli mengecek validitas data sebelum dimasukkan ke sistem, data terverifikasi digunakan untuk penentuan prioritas bantuan. Contoh Implementasi, saat banjir melanda Kecamatan Komodo Januari lalu, SIRUBEN versi uji coba berhasil memangkas waktu verifikasi data dari 2 minggu menjadi 3 hari.






