Kamis, Juni 4, 2026
BerandaLayanan PublikKesehatanKUMBARA, Solusi Tepat Atasi Darurat Rabies dengan Pendekatan Humanis

KUMBARA, Solusi Tepat Atasi Darurat Rabies dengan Pendekatan Humanis

 

Labuan Bajo Bebas Rabies untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.
Labuan Bajo Bebas Rabies untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

Labuan Bajo, InfoMabar (29 Juli 2025) – Menghadapi ancaman rabies yang kian mengkhawatirkan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat meluncurkan inovasi terobosan  KUMBARA (Kunjungan Rumah Brantas Rabies). Program ini dirancang sebagai solusi efektif dan humanis untuk menanggulangi penyakit mematikan zoonosis tersebut, khususnya di destinasi wisata premium Labuan Bajo.

 

Rabies telah menjadi momok sejak pertama kali terdeteksi di Flores tahun 1997. Data tahun 2023 menunjukkan betapa seriusnya ancaman ini: tercatat 11 kasus positif rabies pada Hewan Penular Rabies (HPR), 700 kasus gigitan anjing (80% menimpa anak-anak), dengan cakupan vaksinasi hanya 70,29%. Situasi bahkan memburuk di tahun 2024, dimana kasus gigitan melonjak menjadi 1.046 dengan dua kasus positif rabies terkonfirmasi laboratorium (BBVet Denpasar). Sekitar 4.649 ekor anjing masih belum divaksin meski cakupan vaksinasi naik menjadi 76,6%.

Labuan Bajo Bebas Rabies untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.
Labuan Bajo Bebas Rabies untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

Beberapa faktor kunci memperparah situasi:

  1. Pola pemeliharaan anjing yang hampir seluruhnya (99%) dilepas bebas tanpa dikandangkan.
  2. Budaya dan ekonomi masyarakat yang menjadikan anjing sebagai hewan konsumsi sekaligus peliharaan.
  3. Masih adanya penolakan vaksinasi dari sebagian masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Manggarai Barat, Abidin , kepada media InfoMabar menjelaskan  “KUMBARA dirancang untuk menjawab tantangan ini secara langsung dan proaktif, program ini mengusung pendekatan door-to-door dengan tujuan utama Meningkatkan cakupan vaksinasi rabies, Memperluas layanan kesehatan hewan ke masyarakat, Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan rabies, Mengoptimalkan kolaborasi antar pemangku kepentingan” Jelas Abidin

Abidin menambahkan bahwa tujuan jangka panjang KUMBARA adalah meningkatkan kualitas layanan pemerintah yang humanis dan profesional, mengubah perilaku masyarakat dalam pemeliharaan hewan (animal welfare), serta mewujudkan Labuan Bajo Bebas Rabies untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

Sejak diluncurkan, KUMBARA telah menunjukkan dampak positif, Penurunan kasus positif rabies pada anjing, Peningkatan permintaan layanan vaksinasi, kastrasi, dan sterilisasi, Optimalisasi fungsi klinik hewan dinas,Meningkatnya kebutuhan dan perekrutan tenaga dokter hewan (ASN & PPPK).

“KUMBARA bukan sekadar program vaksinasi biasa Ini adalah  gerakan kolaboratif  yang melibatkan petugas dinas, masyarakat, dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama menciptakan Manggarai Barat yang aman dari rabies,” pungkas Abidin. Dengan pendekatan humanis dan edukasi berkelanjutan, diharapkan kasus rabies dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menguatkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang sehat dan nyaman bagi semua.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments