
Oleh. : Gonsalez
Editor ; Ferdi Jemaun
Labuan Bajo, Infomabar– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Manggarai Barat menggelar Rapat Evaluasi Kegiatan Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Aula Inspektorat Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (30/07/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PPKB, Rafael Guntur, ini dihadiri oleh lintas program, lintas sektor, serta sejumlah mitra strategis, di antaranya Hotel Ayana, PLN ULP Labuan Bajo, BULOG, Zasgo Hotel, Direktur PT. KIR, Pemilik Penggilingan Rembang Mandiri Marombok, Lembaga CARITAS Keuskupan Labuan Bajo, Kemenag Kab. Manggarai Barat dan OPD terkait.
Saat menyampaikan materinya Rafael Guntur Memaparkan , jumlah sasaran Keluarga Berisiko Stunting di Kabupaten Manggarai Barat tercatat sebanyak 1.183 keluarga berdasarkan hasil timbangan BB dan TB diPosyandu pada bulan Mei dan Juni 2026 oleh petugas PLKB/PKB setempat. Kriteria penerima manfaat program Genting difokuskan pada tiga kelompok utama, yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Baduta (anak usia 0-23 bulan).
Hingga saat ini, bantuan nutrisi telah diberikan kepada 523 keluarga atau sekitar 44,21 persen dari total sasaran. Masih terdapat 660 keluarga yang belum menerima bantuan dan tersebar di 12 kecamatan di wilayah Manggarai Barat. Salah satu kecamatan yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Komodo. Dari 68 keluarga sasaran di daerah tersebut, baru 24 keluarga yang telah menerima bantuan, sehingga masih tersisa 44 keluarga yang membutuhkan intervensi nutrisi segera, paparnya.
Rafael dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan harapan kepada para mitra yang hadir untuk mendukung terwujudnya pencapaian program tersebut,
“Harapan kami, kehadiran Hotel Ayana, PLN VLP Labuan Bajo, BULOG, Zosgo Hotel, dan Penggilingan Rembang Mandiri Marombok dapat menjadi wujud nyata kepedulian sebagai Orang Tua Asuh (OTA) bagi keluarga yang berisiko stunting (KRS). Sinergisitas lintas sektor ini sangat kami butuhkan untuk mengejar ketertinggalan bantuan Pemberian makan tambahan (PMT) / Nutrizi seperti telur, minyak goreng, beras, susu atau kacang kacangan bagi 660 keluarga yang masih menunggu,” ujar Rafael.

Foto ;Gonsalez
Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Keluarga Berencana Ahmad Rudi juga menginformasikan kepada para mitra atau calon Orang Tua Asuh (OTA) lainnya yang ingin berkontribusi untuk dapat melakukan registrasi secara online melalui,
https://peduligenting.kemendukbangga.go.id/register
Program Genting ini diharapkan dapat terus bergulir dan menjangkau seluruh Keluarga Resiko Stunting (KRS) yang sudah tervalidasi datanya by name by address oleh petugas PKB/PLKB/ TPK yang tersebar di 12 Kecamatan di seluruh kabupaten Manggarai Barat guna memigitasi angka Stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat menuju keluarga berkualitas di Manggarai Barat***.


