Home Berita Terkini Jadi Salah Satu Tuan Rumah PON 2028, Mabar Siapkan Desain Olahraga Daerah

Jadi Salah Satu Tuan Rumah PON 2028, Mabar Siapkan Desain Olahraga Daerah

0
35
Penjabat Sekda Mabar, Pius Baut, yang memimpin rapat. (Foto : Tildis)
Penulis : Mathildis 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang mejadi salah satu tuan rumah, mulai menyiapkan arah pembangunan olahraga daerah melalui penyusunan Desain Olahraga Daerah (DOD). DOD ini disusun dan diselaraskan secara langsung untuk memastikan penyelenggaran keolahragan daerah sejalan dengan target pembangunan nasional.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Manggarai Barat sebagai salah satu tuan rumah PON 2028 untuk cabang olahraga Sepak Bola Putri dan Layar.

Rapat Penyusunan DOD. (Foto : Tildis)

Penyusunan DOD dibahas dalam rapat yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) di Ruangan Rapat MBG, Kantor Bupati, Kamis (17/9/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus merumuskan arah, tahapan dan kebutuhan dalam penyusunan DOD.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut dalam arahannya meminta Dinas PKO mempersiapkan seluruh kebutuhan DOD secara terukur, termasuk menentukan tahapan dan durasi waktu pelaksanaannya

“Apa yang kita buat ke depan? Ada durasi waktunya,” ujar Penjabat Setda Pius

Menurutnya, data dasar yang dimiliki Dinas PKO serta peta potensi olahraga di Kabupaten Manggarai Barat sudah menjadi modal awal dalam penyusunan DOD. Selanjutnya, perlu disiapkan road map yang disesuaikan dengan peraturan Menteri dan Peraturan Bupati yang menjadi dasar pelaksanaan. “Rapat ini awal untuk samakan persepsi,” katanya

Dalam materi penyusunan DOD yang dipaparkan Dinas PKO, desain olahraga daerah diarahkan sebagai pedoman tata kelola terpadu bagi pemerintah daerah, KONI, KORMI, akademisi dan pihak swasta agar pembangunan olahraga berjalan secara sistematis dan akuntabel.

DOD juga memiliki sejumlah tujuan strategis, yakni meningkatkan kebugaran dan partisipasi masyarakat, mengoptimalkan identifikasi bakat atau talent scouting dan kapasitas pembinaan atlet agar mampu berdaya saing, serta mendorong olahraga sebagai penggerak ekonomi lokal melalui sport tourism, wisata olahraga dan berbagai kegiatan komunitas.

Materi tersebut juga mengacu pada empat pilar pembinaan olahraga sebagaimana kerangka Perpres Nomor 86 Tahun 2021, yakni pendidikan, masyarakat, prestasi, dan industri.

Pilar pendidikan diarahkan pada pengembangan olahraga di lembaga pendidikan formal maupun nonformal untuk membangun pengetahuan, keterampilan, karakter dan kebugaran.

Pilar masyarakat menitikberatkan pada aktivitas berbasis komunitas untuk membudayakan gaya hidup sehat, bugar serta menjaga kelestarian olahraga tradisional.

Sementara itu, pilar prestasi diarahkan pada pembinaan atlet elit secara terencana, berjenjang dan berkelanjutan dengan dukungan sport science.

Adapun pilar industri mencakup pengembangan kegiatan ekonomi dan bisnis berupa produk maupun jasa olahraga yang dapat mendorong pariwisata dan perekonomian lokal.

Kepala Dinas PKO Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias, mengatakan DOD diharapkan dapat melahirkan langkah-langkah strategis, termasuk untuk mempersiapkan Manggarai Barat menghadapi PON 2028

“Harapannya dengan Peraturan Bupati tentang DOD yang akan dirumuskan akan ada langkah-langkah strategis untuk mempersiapkan PON 2028, bahwa Mabar menjadi salah satu tuan rumah untuk cabang olahraga bola kaki putri dan layar,” jelas Agustinus.

Ia menjelaskan, rapat tersebut masih bersifat informatif dan akan dilanjutkan dengan pembahasan berikutnya. Setiap OPD nantinya akan diberikan tugas dan fungsi berdasarkan SK yang disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan DOD

Agustinus juga menyepakati perlunya penyusunan road map terlebih dahulu sebelum masuk pada desain olahraga daerah.

“Kami sepakat bahwa sebaiknya kami siapkan road map dulu baru pada desainnya,” ujarnya

Untuk mendukung penyusunan DOD, Dinas PKO membutuhkan data sekunder dari OPD terkait sebagai bahan penyusunan. Setiap masukan akan ditindaklanjuti, termasuk dengan melibatkan pakar yang memiliki kompetensi dalam penyusunan desain olahraga daerah.

Melalui DOD, pembangunan olahraga di Manggarai Barat diarahkan tidak hanya pada pembinaan prestasi, tetapi juga peningkatan partisipasi masyarakat, pengembangan olahraga di bidang pendidikan, penguatan industri olahraga serta pemanfaatan potensi olahraga untuk mendukung pariwisata dan perekonomian daerah.

Turut hadir dalam rapat tersebut, sejumlah pimpinan OPD  dan perwakilan dari Dinas terkait.***