Penulis : Gaudensius B. Hading
Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Dengan menggandeng Universitas Bina Nusantara, Dinas Komunikasi dan Informatika Manggarai Barat, perkenalkan M-Smart, sebuah aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk ‘menduniakan’ Manggarai Barat, mulai dari pariwisata, pertanian, UMKM lokal hingga informasi bermanfaat lainnya.
Perkenalan aplikasi M-Smart, ini dilakukan dalam sebuah agenda bertajuk ‘Membangun Alat Kontrol Yang Efektif Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengawasan Kebijakan’ yang berlangsung di Aula Green Prundi Hotel, Labuan Bajo, Rabu (23/07/ 2025).

Kegiatan ini difasilitasi sepenuhnya oleh Konsorsium Pangan Bernas dan Multy Stakeholder Forum (MSF) Manggarai Barat guna meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan kebijakan pangan.
Kepala Bidang Informasi dan komunikasi Publik Dinas Kominfo, Ferdinandus Jemaun, dalam sambutannya yang mewakili Kepala Dinas menjelaskan bahwa Pemkab Manggarai Barat melalui Dinas Kominfo telah ‘mengikat’ pihak Binus dalam sebuah perjanjian kerja sama.
Nomeklatur perjanjian kerja sama itu, kata Ferdy Jemaun, adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Salah satu wujud nyatanya adalah membuatkan aplikasi M-Smart yang diperkenalkan kepada kita hari ini,” ungkapnya.
Dijelaskanya pula bahwa perjanjian kerja sama antara Dinas Kominfo dengan Universitas Bina Nusantara, sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak pada 1 Juli 2025. Kerja sama ini akan berlangsung hingga tahun 2028.
Sementara itu, Prof. Evaristus Didik Madyatmadja sebagai Lecturer Specialist Professor Ketua Tim Binus university dalam pemaparanya menjelaskan bahwa salah satu fungsi dari aplikasi M-Smart adalah sebagai alat kontrol kebijakan berbasis digital.

Aplikasi ini, kata Prof. Didik, salah satu manfaatnya dirancang untuk memudahkan masyarakat melaporkan isu pangan, menyampaikan masukan, dan memantau implementasi kebijakan secara real-time.
Koordinator Community Developmnent Binus University, Dr. Maryani, kemudian memperkenalkan aplikasi M-Smart ini kepada para peserta kegiatan.
Sebagaimana diperkenalkan, Aplikasi M-Smart ini terdapat beberapa menu, antara lain menu Belanja yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM di Manggarai Barat untuk memperkenalkan berbagai produk lokal yang dihasilkan, menu Pertanian untuk memperkenalkan hasil pertanian local, menu Forum Diskusi sebagai ruang untuk berdiskusi dan menu Laporan sebagai ruang bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai peristiwa yang terjadi untuk diperhatikan oleh pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Maryani juga langsung melakukan uji coba dan melatih para peserta untuk menggunakan aplikasi M-Smart ini melalui Google dengan mengetik nama akun manggaraibarat.com.
Peserta kegiatan ini merupakan perwakilan instansi pemerintah yang tergabung dalam MSF, organisasi masyarakat seperti AKUNITAS, IWAPI, PPDI, serta utusan pemuda dari 10 desa binaan Konsorsium Pangan Bernas.
Perwakilan Konsorsium Pangan Bernas, Antonius Babo Wea, pada kesempatan itu mengakui bahwa dengan adanya aplikasi ini akan memberi ruang bagi masyarakat, utamanya para pemuda untuk melakukan kontrol dan pengawasan kebijakan pemerintah terkait kebijakan pangan.
Kedepan, lanjut Anton, Konsorsium Pangan Bernas akan terus memfasilitasi untuk memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat luas hingga ke desa-desa.
“Jika memungkinkan, Konsorsium Pangan Bernas juga akan memfasilitasi peluncuran aplikasi M-Smart ini secara resmi,” ungkap Anton.
Mewakili MSF Manggarai Barat, Sekretaris Dinas Sosial, Alvin Latubara, menyampaikan terima kasih, baik kepada pihak Binus yang melahirkan aplilasi M-Smart ini maupun kepada Konsorsium Pangan Bernas yang memfasilitasi kegiatan.***


