Penulis : Sebinus Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Masyarakat pengguna internet di Manggarai Barat diingatkan untuk waspada terhadap penipuan berbasis digital. Sebab literasi digital saat ini tidak hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang upaya melindungi diri dari ancaman siber yang semakin marak.
Keamanan digital menjadi salah satu materi utama dalam kegiatan “Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat melalui Literasi Digital dalam rangka Pemanfaatan Infrastruktur BTS BAKTI” yang digelar di aula kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (28/7/2026).

Narasumber dari BAKTI E-Comunity, Sisilia D. Nia, menyampaikan materinya di hadapan para peserta menjelaskan bahwa literasi digital saat ini tidak hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang melindungi diri dari ancaman siber yang semakin marak.
“Keamanan digital bukan hanya tanggung jawab individu tetapi juga organisasi dan pemerintah. Kita semua memiliki akun digital, namun belum tentu kita semuanya aman apabila berada di dalam ruang digital,” ujar Sisilia.
Sisilia mengingatkan bahwa Indonesia saat ini menempati urutan kedua dalam kasus penipuan digital. Rata-rata hampir 800 laporan penipuan masuk setiap hari.
Menurut Sisilia ada beberapa modus ancaman yang perlu diwaspadai di masyarakat, antara lain: Penipuan mengatasnamakan perbankan , dengan modus pemblokiran rekening; Undian berhadiah , yang meminta transfer sejumlah uang ; Aplikasi berbahaya, yang menyamar sebagai undangan atau paket; Investasi bodong, melalui aplikasi pesan seperti Telegram ; dan Pinjaman online ilegal, yang menjerat data pribadi pengguna
Untuk menghindari menjadi korban, Sisilia memberikan 5 tips keamanan digital:
- Membuat password yang unik dan kuat
- Menggunakan autentifikasi dua faktor
- Memperbarui perangkat dan aplikasi secara berkala
- Mengunduh aplikasi hanya dari sumber resmi seperti Google Play Store dan Apple App Store
- Selalu waspada terhadap modus penipuan yang menyerang psikologi
“Berpikir sebelum menulis, memeriksa sebelum membagikan, dan selalu menjaga kerahasiaan data pribadi kita. Ini bukan hanya soal teknologi tapi juga soal psikologi.Jangan biarkan orang lain bermain-main dengan pikiran Anda,” pesan Sisilia mengakhiri materinya.
Dengan melihat kenyataan tersebut Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Kominfo berkomitmen untuk terus mendukung program transformasi digital nasional.
Pemerintah daerah percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BAKTI, Taman Nasional Komodo, pemerintah desa, komunitas, dan seluruh masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat digital yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Manggarai Barat dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital. Tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat promosi pariwisata, mengembangkan UMKM melalui pemasaran digital, serta memperluas akses terhadap informasi dan layanan publik.***



