Kamis, Juli 2, 2026
BerandaBerita TerkiniStok LPG Masih Langka, Pemkab Manggarai Barat Minta Kepastian Pasokan dan Harga...

Stok LPG Masih Langka, Pemkab Manggarai Barat Minta Kepastian Pasokan dan Harga Dari Distributor

Penulis : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Pasca kelangkaan gas LPG yang telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian kembali melakukan koordinasi dengan pihak distributor. Melalui surat resmi, distributor diminta memberi penjelasan, mulai dari kepastian jumlah LPG yang didatangkan, estimasi waktu tiba hingga harga jual dan daftar pengecer.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, kepada InfoMabar menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirim surat kepada distributor LPG untuk wilayah Labuan Bajo, yakni Direktur PT. Panji Anugerah Sejahtera (PUS) dan Direktur PT. Stevano Unggul Mandiri (SUM).

Gas LPG 12 Kg. (Foto : Ilsutrasi)

“Surat resmi sudah kami kirimkan hari ini kepada direktur kedua perusahaan itu,” jelas Kadis Adrianus, Senin (11/05/2026).

Melalui surat bernomor DISDAGRIN/500-2/74/V/2026 itu, Pemerintah Daerah terus memperkuat langkah pengawasan dan pengendalian distribusi LPG di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam melakukan monitoring distribusi LPG secara terukur, transparan, dan berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap LPG, khususnya untuk rumah tangga, fasilitas pelayanan publik, hotel, restoran, usaha mikro, serta sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat,” jelas Kadis Adrianus.

Adapun informasi yang diminta malalui surat resmi itu meliputi:
• Kepastian jumlah LPG yang akan didatangkan ke Labuan Bajo;
• Estimasi waktu keberangkatan dan kedatangan barang;
• Harga jual kepada pengecer atau outlet;
• Daftar pengecer yang telah memiliki kontrak distribusi;
• Jumlah alokasi tabung pada masing-masing mitra;
• Mekanisme distribusi dan jadwal penyaluran barang.

Menurut Kadis Adrianus, data-data tersebut sangat penting dalam mendukung langkah kebijakan Pemerintah Daerah, selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, juga untuk menjaga stabilitas harga, mencegah kembali terjadinya kelangkaan pasokan, memperkuat pengawasan distribusi, dan memastikan distribusi LPG berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan daerah.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berharap seluruh pihak distributor dapat mendukung langkah koordinasi ini demi menjaga stabilitas ekonomi daerah dan kenyamanan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan energi rumah tangga maupun usaha.

“Pengawasan distribusi LPG bukan hanya soal pasokan barang, tetapi juga bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Manggarai Barat,” ujar Kepala Dinas Adrianus Ojo.

Langkah yang diambil Kadis Adrianus ojo dinilai sebagai langkah cepat tanggap. Sebab beberapa jam sebelumnya, pada hari yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo memberi perintah langsung agar Disdagrin segera klarifikasi dengan para distributor terkait persoalan kelangkaan gas LPG di Labuan Bajo.

Baca : Terkait Kelangkaan Gas LPG, Sekda Mabar Instruksikan Disperindag Segera Surati Agen Resmi

Instruksi tersebut disampaikan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat terkait masalah LPG, mulai dari kelangkaan hingga lonjakan harga, khususnya tabung 12 kilogram.

Sekda Fransiskus menegaskan, langkah yang harus segera dilakukan adalah menyiapkan surat resmi kepada pihak distributor, guna meminta klarifikasi sekaligus memastikan stabilitas distribusi LPG di wilayah Manggarai Barat.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments