Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Program Vaksinasi Human Pappilomavirus (HPV) hari pertama di Manggarai Barat, berlangsung aman dan sukses. 705 orang sasaran, telah dicapai pada hari pertama ini.
Demikian penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo yang dihubungi InfoMabar di Labuan Bajo, Selasa (02/09/2025) sore.

“Puji Tuhan, hari pertama ini berlangsung lancar dan aman,” jelas Kadis Adrianus yang didampingi Sekretaris Dinas, Tarsisius Cai.
Pada hari pertama pelaksanaan Vaksinasi HPV, jelas Kadis Adrianus, fokusnya adalah anak-anak sekolah, dengan lokus di 5 sekolah dalam kota Labuan Bajo.
Adapun 5 sekolah yang menjadi lokus itu adalah SMK Swasta Stela Maris, SMA Negeri 2 Komodo, SMK Swasta Bina Mandiri Nggorang, SMK St. Yosefa dan Sekolah Lentera Harapan.
“Lokus hari pertama ini di 5 sekolah. Dari 5 sekolah itu total sasaran yang telah divaksin adalah 705 orang, dengan rincian 541 orang (531 pelajar dan 10 guru) di SMKS Stela Maris, 105 orang (semua pelajar) di SMAN 2 Komodo, 35 orang (32 pelajar dan 3 guru) di SMK Swasta Bina Mandiri, dan 24 orang (semua pelajar) di SMK St. Yosefa. Sedangkan di sekolah Lentera Harapan, ditunda, ” jelas Kadis Adrianus.
Dengan demikian, lanjut Kadis Adrianus, dari target sasaran secara keseluruhan untuk anak sekolah, prosentase pencapaian di hari pertama ini adalah 23 persen. Sebab target sasaran untuk anak-anak sekolah pada tahun 2025 ini adalah 3.064 orang.
Kepada seluruh petugas di lini lapangan, Kadis Adrianus menyampaikan terima kasih, sambil berharap agar tetap dan selalu semangat dalam melakukan pelayanan.
Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, bahwa sasaran pemberian vaksinasi HPV Tahun 2025 di kabupaten Manggarai Barat sebanyak 4.959 orang, dengan rincian anak sekolah 3.064 orang, masyarakat umum 1.895. Pelaksanaan Vaksinasi akan dilakukan dalam 2 Dosis yaitu Dosis 1 Bulan September 2025 dan dosis 2 akan dilaksanakan selama bulan Oktober 2025.
HPV (Human Papilomavirus) adalah Kanker Leher Rahim atau sering disebut Kanker Servix. Penyakit kanker servix merupakan Tumor ganas leher Rahim yaitu bagian penting paling bawah pada uterus yang dapat dicegah dengan pemindaian Skrining Iva Test, PAP smear dan vaksin HPV. Sasaran penduduk wanita usia 15 – 45 tahun yang memiliki factor risiko kanker servix untuk penggunaan BHMP IVA TEST.
Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Komodo dan Rumah Sakit Siloam dari Tahun 2024- 2024 jumlah kasus kanker Leher Serviks di Kabupaten Manggarai Barat mencapai 102 kasus. Maka salah satu langkah untuk mencegah terjadinya kematian akibat Kanker leher rahim/kanker Servix adalah dengan pemberian Vaksin HPV.***


