Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menemui langsung para demontsran yang melakukan aksi di kantor bupati Manggarai Barat. Kepada para demonstran, Bupati Edi menegaskan bahwa demonstrasi yang digelar ini merupakan bagian dari pertanda adanya kepedulian bersama akan masa depan Manggarai Barat.
Para demonstran yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD), menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik di kota Labuan Bajo, pada Selasa (02/09/2025). Salah satu titiknya adalah Kantor Bupati Manggarai Barat.

Sebagaimana disaksikan media ini, mendengar pekikan perjuangan dari para demonstran, Bupati Edi langsung keluar dari ruang kerjanya di lantai II, menemui para demonstran.
Berada di tengah aparat kepolisian dari Polres Mabar, didampingi Kepala Kesbangpol Manggarai Barat, Fransiskus Partono, Bupati Edi dengan setia mendengarkan seruan tuntutan yang dibacakan oleh Sergius Tri Dedy, selaku Koordinator Umum aksi.
Dalam orasinya, Sergius menyerukan berbagai persoalan yang selama ini menyeruak di Manggarai Barat, mulai dari kenaikan tunjangan DPRD, kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), dugaan pelanggaran tata ruang di sempadan pantai, hingga isu konservasi pembangunan vila di Pulau Padar. Berbagai tuntutan itu kemudian diserahkan Sergius kepada Bupati Edi.
Mendengar berbagai tuntutan itu, Bupati Edi mengakui bahwa dirinya sudah mendengar dan memahami berbagai tuntutan itu.
“Hari ini saya mendengar secara langsung suara hati, keresahan, dan harapan saudara-saudara semua. Aspirasi yang kalian sampaikan bukan sekadar keluhan, tetapi tanda bahwa kita semua peduli akan masa depan kita bersama di daerah ini,” ujar Bupati Edi.
Dilanjutkan Bupati Edi bahwa aspirasi yang disampaikan para demonstran pada hari itu, ia terima dengan hati dan pikiran terbuka. Sambil melakukan pemilahan, mana persoalan yang bisa ia selesaikan di tingkat daerah, mana yang tidak bisa, untuk diperjuangkan ke pemerintah propinsi atau ke pemerintah pusat.
“Semua aspirasi ini saya terima dengan hati terbuka. Apa yang menjadi kewenangan kabupaten, akan segera kita carikan jalan keluarnya. Sementara yang menjadi kewenangan provinsi maupun pusat, akan saya perjuangkan dan teruskan secara resmi kepada pihak terkait,” tegasnya.
Bupati Edi juga menegaskan bahwa dalam setiap persoalan, sebagai pemimpin daerah,ia selalu berdiri bersama masyarakat, dan tidak akan berseberangan.
“Labuan Bajo adalah rumah kita bersama, tanah warisan leluhur untuk anak cucu kita kelak. Semua pembangunan harus membawa manfaat, bukan hanya untuk segelintir orang, tetapi untuk seluruh rakyat Manggarai Barat. Saya berdiri bersama Saudara-Saudara,” katanya, seraya mengajak para demonstran untuk bersama-sama mengawal seluruh proses pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat, dewi terwujudnya masyarakat yang sejahtera.***


