Kamis, Juni 25, 2026
BerandaBerita TerkiniDPRD Mabar Evaluasi Tata Kelola Pariwisata, PAD Dari Sektor Ini Dinilai Belum...

DPRD Mabar Evaluasi Tata Kelola Pariwisata, PAD Dari Sektor Ini Dinilai Belum Optimal

Penulis : Sebinus dan Rafika 
Editor   : Hans

Labuan Bajo- Info Mabar ; Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Kepariwisataan DPRD Kabupaten Manggarai Barat NTT menggelar rapat kerja bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Tata kelola pariwisata menjadi bahan evaluasi, karena PAD dari sektor ini dinilai belum optimal.

Sebagaimana disaksikan InfoMabar, rapat berlangsung di ruang rapat internal DPRD, Rabu (24/6/2026). Rapat ini membahas kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

Ketua Panus, Martin Warus, saat memimpin rapat. (Foto : Rafika)

Rapat dipimpin Ketua Pansus Warus Martinus. Turut hadir anggota Pansus serta Sekretaris Bapenda Siprianus Mbembo bersama kepala bidang dan staf.

Warus Martinus menjelaskan, pembentukan Pansus dilatarbelakangi komitmen bersama untuk mengoptimalkan kontribusi kepariwisataan demi kesejahteraan masyarakat. Pansus mendorong semua pihak menggali gagasan pengelolaan pariwisata ke depan.

“Kami anggota Pansus menggali bagaimana kontribusi pariwisata bagi PAD. Karena itu kami minta Bapenda memberikan data akurat terkait kepariwisataan di Manggarai Barat. Tujuannya untuk mengevaluasi tata kelola dan mendorong peningkatan PAD dari sektor ini,” ujar Warus.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola pariwisata. “Pariwisata Manggarai Barat memiliki potensi luar biasa. Karena itu diperlukan tata kelola yang baik, pengawasan optimal, serta sistem pendataan dan penarikan pajak yang efektif agar kontribusinya terhadap PAD semakin meningkat,” tegasnya.

Diskusi menyoroti beberapa tantangan. Meliputi kepatuhan wajib pajak, sistem pendataan usaha pariwisata, hingga pengawasan di lapangan.

Pansus berharap koordinasi lintas perangkat daerah ke depan bisa menata sektor pariwisata lebih baik. Targetnya, sektor ini mampu memberi kontribusi signifikan bagi PAD Kabupaten Manggarai Barat.

Rapat ini menjadi langkah strategis DPRD bersama pemerintah daerah untuk menata ulang regulasi kepariwisataan, memperbaiki infrastruktur dan tata kelola. Sekaligus memastikan status Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas benar-benar memberi kesejahteraan bagi masyarakat.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments