
Penulis : Gonsalez & Gerry Editor : Hans
Labuan Bajo, Infomabar – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat NTT menggelar acara penerimaan resmi bagi 66 jemaah haji asal daerah setempat yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Acara penerimaan berlangsung di aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Rabu (24/06/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh para Asisten Setda, Pimpinan OPD, forkopimda, Instansi Vertikal dan BUMN/D, tokoh masyarakat, tokoh agama Islam, serta insan pers se-Kota Labuan Bajo ini berlangsung khidmat. Suasana haru menyelimuti aula ketika para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima itu berkumpul kembali dengan keluarga dan kerabat tercinta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, dalam sambutannya yang membacakan sambutan tertulis Bupati Manggarai Barat, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepulangan para jemaah dalam keadaan sehat walafiat.
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat, karunia, dan perlindungan-Nya, sehingga semua dapat berkumpul menyambut kembali para tamu Allah asal Manggarai Barat.
“Selamat datang kepada para jemaah haji Kabupaten Manggarai Barat tahun 2026. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberkati bapak dan ibu sekalian,” ujar Sekda mengutip sambutan Bupati.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa perjalanan spiritual selama kurang lebih 45 hari di Mekkah dan Madinah telah menggetarkan jiwa dan menguras fisik. Namun, ia menekankan bahwa ibadah haji sesungguhnya baru dimulai saat kembali ke tengah masyarakat.
“Predikat haji dan hajah yang bapak dan ibu sandang akan diuji dan diukur ketika kembali ke kampung halaman. Kemabruran haji harus memancar nyata dalam pergaulan sosial, menunjukkan nilai-nilai kesucian ibadah yang telah ditempa di tanah suci,” tegasnya.
Beliau berharap kepulangan para jemaah haji dapat membawa berkah bagi keluarga dan masyarakat Manggarai Barat. Para jemaah diharapkan menjadi teladan yang memberikan cahaya kebaikan, merangkul perbedaan, dan menyemai kedamaian di tengah-tengah masyarakat. “Ibadah haji yang telah ditunaikan hendaknya bermuara pada perubahan perilaku yang mendukung, membawa keberkahan tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi sesama, daerah, dan bangsa,” tambahnya.

Ketua Panitia Penerimaan Jemaah Haji yang diwakili oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat menyampaikan laporan pelaksanaan penyambutan. Dalam laporannya, panitia mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bersinergi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Perjalanan panjang para jemaah dimulai dari pemberangkatan di Labuan Bajo menuju Embarkasi Surabaya, hingga akhirnya tiba kembali di tanah air. Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelayanan selama proses penerimaan terdapat kekurangan.
Ketua rombongan haji, Bapak Haji Usman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan dan kesan selama menjalankan ibadah haji. Beliau mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang telah memberikan pembimbingan dan pendampingan kepada para jemaah.
Beberapa hal yang menjadi catatan penting adalah pentingnya menjaga kesehatan fisik dan kekompakan selama di Tanah Suci. Beliau menekankan bahwa ilmu yang dimiliki bukanlah jaminan utama, namun kesehatan dan kebersamaan yang didukung oleh doa dari keluarga di kampung halaman menjadi kunci kelancaran ibadah.
“Haji Mabrur bukanlah perkataan, melainkan harus dengan perbuatan, kesabaran, dan tata tertib sebagai haji,” pesan beliau kepada seluruh jemaah dan masyarakat.
Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Manggarai Barat untuk terus mendoakan agar para jemaah yang telah kembali dapat mempertahankan predikat haji yang mabrur dan menjadi rahmat bagi lingkungan sekitarnya.
Acara penerimaan ini juga dirangkai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas keselamatan seluruh jemaah haji Kabupaten Manggarai Barat tahun 2026.


