Home Berita Terkini Lantik Hipolitus Sebagai Kepsek SDK Wae Medu, Kadis PKO : No One...

Lantik Hipolitus Sebagai Kepsek SDK Wae Medu, Kadis PKO : No One Left Behind

0
1462
Hipolitus Darmin saat menguncapkan sumpah dan janji. (Foto : Rafika)
Penulis : Rafika & Gonsalez 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo InfoMabar,- Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias, secara resmi melantik Hipolitus Darmin sebagai Kepala Sekolah SDK Wae Medu. Prinsip ‘No One Left Behind’ ditegaskan dalam sambutan pada kegiatan pelantikan itu.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Kepala Sekolah SDK Wae Medu Kabupaten Manggarai Barat, di Aula Dinas PKO, Rabu (01/07/2026) siang.

Acara pelantikan Hipolitus di Aula Kantor Dinas PKO. (Foto : Rafika)

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias, yang mewakili Bupati Manggarai Barat, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hipolitus yang dilantik wajib memegang prinsip “No One Left Behind” (tidak boleh ada yang tertinggal).

Prinsip yang sama tentu juga berlaku bagi semua kepala sekolah yang bertugas di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Ditegaskan Kadis Agustinus bahwa penegasan prinsip No One Left Behind, ini sejalan dengan jargon Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang menekankan perhatian terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk kaum difabel, agar tidak ada pihak yang terabaikan dalam proses pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.

“Jika ditemukan ada anak yang tidak bersekolah karena alasan ekonomi, disabilitas dan alasan lainnya, segera bangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Prinsipnya, no one left behind,” tegas Kadis Agustinus.

Pada kesempatan itu, Kadis Agustinus kembali mengingatkan Hipolitus akan 2 persoalan pendidikan di Manggarai Barat yang butuh penanganan. 2 persoalan itu adalah terkait kemampuan literasi dan numerasi anak-anak sekolah yang belum memuaskan, serta angka tidak sekolah yang cukup besar.

“Data rapor pendidikan tahun 2025 menyebutkan bahwa kemampuan literasi anak-anak kita masih di angka 55,2 persen. Sementara angka tidak sekolah mencapai 13 persen dari jumlah penduduk usia sekolah di Manggarai Barat,” papar Kadis Agustinus.

Fakta ini, kata Agustinus, tentu menyedihkan, sekaligus menjadi tantangan terutama bagi Kepala Sekolah dan guru-guru.

Kepada Hipolitus, Agustinus juga  berharap agar mampu menciptakan organisasi sekolah yang adaptif sesuai dengan perkembangan zaman dan mampu menjadi manajer yang andal dalam tata kelola sekaligus teladan dalam integritas, kolaborasi, serta inovasi bagi para guru, peserta didik dan seluruh ekosistem pendidikan.

“Sebagai pemimpin organisasi, Kepala Sekolah diharapkan dapat memberi kesempatan yang luas kepada para guru dan tenaga kependidikan lainya untuk berinovasi, memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung perkembangan sekolah, agar sekolah bisa menjadi organisasi pembelajaran yang modern dan professional,” harapnya.

Hipolitus Darmin diangkat sebagai Kepala Sekolah SDK Wae Medu melalui keputusan Bupati Manggarai Barat, Nomor : BKPSMD.821/1018/VI/2026 tentang Pengangkatan Kepala Sekolah pada satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Sebelumnya, Hipolitus Darmin menjabat sebagai Kepala Sekolah juga tenaga pengajar di SDI Daleng, Kecamatan Lembor.

Sedangkan jabatan Kepala Sekolah SDK Wae Medu, selama beberapa waktu terakhir, dijabat oleh Rofina Uni, S.Pd dengan status sebagai Pelaksana Tugas (Plt).***