Oleh : Gonsalez, Tildis Riberu, Bion
Labuan Bajo – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan beras di lokasi bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) aman. Hal ini disampaikannya usai meninjau langsung posko bencana di Kantor BPBD Manggarai Barat, di tengah upaya percepatan penanganan dampak gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut .
Mentan Amran menegaskan bahwa dirinya bergerak cepat ke lokasi bencana atas perintah Presiden Prabowo Subianto.
“Kami turun ke lapangan atas kejadian hari Sabtu, kami diperintah Bapak Presiden untuk bergerak cepat,” tegasnya. Untuk memenuhi kebutuhan mendesak, pihaknya telah mengirimkan bantuan beras secara reguler dan non-reguler sebesar 6.800 ton.
Dalam peninjauan tersebut, Mentan menyoroti pentingnya kecepatan penanganan. Ia mengungkapkan bahwa permintaan bantuan dari daerah langsung dipenuhi tanpa proses birokrasi yang berbelit-belit, karena jika diproses di Jakarta bisa memakan waktu hingga tiga hari. “Kami disposisi Wakil Bupati Manggarai dan Kapolres, tulis tangan, kami juga tulis tangan,” ujarnya, mencontohkan percepatan dengan memberikan 200 ton beras, melebihi permintaan awal 20 ton.
“Ini perintah Bapak Presiden dan Kepala BNPB. Ambil dulu di gudang, prosesnya belakangan. Saya sebagai Kepala Bapanas yang menyetujui pengambilan beras untuk bencana di seluruh Indonesia. Jangan melihat pangkat, ini kemanusiaan,” kata Amran .
Mentan memastikan stok beras untuk wilayah bencana sangat mencukupi. Berdasarkan data, terdapat 34.000 pengungsi dengan kebutuhan mencapai 300 ton per bulan. Sementara itu, stok beras yang tersedia di daerah mencapai 39.000 ton, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan.

Selain beras, bantuan dari Kementerian Pertanian juga berupa mie instan, minyak goreng, dan gula. Amran menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan gabungan dari pemerintah dan donasi pribadi para jenderal di Kementan.
Sebelum memantau posko, Mentan Amran tiba dari Jakarta menuju titik bencana di Reo menggunakan helikopter. Sesaat setelah jumpa pers, ia juga menyalurkan donasi secara khusus kepada kaum disabilitas yang terdampak bencana***


