Home Berita Terkini Lantik 39 Kepala Sekolah, Bupati Edi Ingatkan Pengelolaan Dana BOS dan Dapodik...

Lantik 39 Kepala Sekolah, Bupati Edi Ingatkan Pengelolaan Dana BOS dan Dapodik Yang Asal-Asalan

0
1299
Bupati Edi saat menyampaikan sambutan. (Foto : Gery)
Penulis : Gonsalez & Gerry 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 39 orang Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Peringatan tegas disampaikan, mulai dari pengelolaan Dana Bos yang tidak transparan hingga pengisian Dapodik yang asal-asalan.

Sebagaimana disaksikan InfoMabar, prosesi pelantikan para Kepala Sekolah tersebut berlangsung khidmat di Aula Setda Kabupaten Manggarai Barat, Senin (15/06/2026) pagi.

Para Kepala Sekolah saat diambil sumpah/jabatan. (Foto : Gery)

Dalam arahannya, Bupati Edistasius Endi menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam memimpin lembaga pendidikan, terutama menyangkut pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Bupati menegaskan bahwa dana BOS harus dikelola melalui mekanisme musyawarah yang melibatkan pemangku kepentingan di sekolah.

“Saya tegaskan, jangan sampai dana BOS dikelola secara sepihak oleh Kepala Sekolah bersama Bendahara saja. Pengelolaan harus melalui musyawarah,” tegas Bupati Edistasius di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Menurut Bupati, pola pengelolaan dana yang tertutup atau hanya dilakukan oleh segelintir orang di sekolah sangat berisiko dan rentan terhadap pelanggaran aturan. Ia mengingatkan bahwa penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara, termasuk dana BOS, akan membawa dampak hukum yang serius bagi pengelolanya.

Para Kepala Sekolah harus berupaya untuk menghindari pengelolaan yang tidak transparan karena itu akan berdampak hukum. Libatkan komite, guru, dan staf dalam proses perencanaan hingga pelaporan, sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar tepat sasaran untuk kemajuan pendidikan anak didik.

Lebih lanjut, Bupati Edistasius berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat membawa perubahan positif dan inovasi di sekolah masing-masing. Ia meminta agar kepemimpinan mereka tidak hanya fokus pada administratif, tetapi juga pada peningkatan mutu pembelajaran serta keharmonisan di lingkungan sekolah.

Hal lain yang ditegaskan Bupati Edi Endi adalah bahwa pengembangan karier kepala sekolah merupakan proses berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kualitas organisasi sekolah. Proses ini berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 7 Tahun 2005 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah serta sistem manajemen kepala sekolah dan tenaga kependidikan yang terintegrasi secara digital.

“Kepala sekolah yang dilantik hari ini bukan hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga dipercaya mampu menjawab kebutuhan dan persoalan daerah di satuan pendidikan,” ujar Edi Endi di hadapan para hadirin.

Bupati Edi mengungkapkan setidaknya ada dua persoalan utama pendidikan di Manggarai Barat yang harus segera diatasi, yakni :

Pertama, rendahnya kemampuan literasi dan numerasi. Berdasarkan data Rapor Pendidikan 2025, kemampuan literasi anak-anak masih berada di angka 55,2%, sementara numerasi hanya 49,64%.

Kedua, angka putus sekolah yang cukup besar, mencapai sekitar 13% dari total penduduk usia sekolah.

Edi Endi menekankan bahwa rata-rata lama sekolah saat ini masih 8,26 tahun, jauh dari target wajib belajar 12 tahun (9+3). “Harapan lama sekolah harus dinaikkan menjadi 13 tahun sebagai indikator kesiapan kita menyongsong Indonesia Emas 2045. Tanpa pendidikan, kita hanya akan menjadi penonton,” tegasnya.

Bupari Edi (tengah) bersama para Kepala Sekolah yang dilantik. (Foto : Gery)

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Bupati Edi juga menyoroti masalah penginputan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang asal-asalan. Ia telah memerintahkan Dinas Pendidikan dan jajarannya untuk mewajibkan setiap kepala sekolah dan operator membuat video kondisi riil sekolah masing-masing sebagai bukti validitas data.

“Jangan ada ruang kelas rusak diisi baik, atau ruang kosong dicatat lengkap. Cukuplah cerita-cerita seperti ini berhenti di hari-hari kemarin. Kalau masih saya temukan, tidak hanya berhenti sebagai kepala sekolah, saya pastikan yang bersangkutan dipecat sebagai PNS,” tegas  Edi Endi tegas.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti perubahan budaya belajar di sekolah. Ia mengaku prihatin ketika berkunjung ke sekolah dan menemukan anak-anak diam seperti patung saat ditanya soal perkalian dasar, tetapi hafal luar kepala soal judul sinetron dan artis favorit.

“Yang salah bukan mereka, tapi kita. Saya tanya, apakah budaya peta buta masih dibiasakan? Saat saya tanya soal nama presiden, menteri, gubernur, bahkan bupati siapa, banyak yang tidak tahu. Padahal dulu, sebelum belajar dimulai, guru biasa memanggil anak secara acak untuk cerdas cermat,” kenangnya.

Bupati Edi mengajak para kepala sekolah untuk menghidupkan kembali lomba-lomba seperti cerdas cermat, lomba pidato, dan lomba antar kelas. Ia menekankan bahwa kebanggaan sejati seorang guru adalah ketika anak didiknya menjadi orang yang lebih luar biasa dari gurunya.

Di akhir sambutannya, Bupati Edi Endi mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah adalah amanah berat yang harus dijalankan dengan integritas dan kapasitas terbaik.

“Siapapun yang menjadi pemimpin, pasti karena integritas dan kapasitas. Itulah yang mempertahankan kita. Jangan berhenti jika belum capable. Tidak ada periode yang nyaman tanpa kerja keras. Mari bergandeng tangan dengan orang tua murid dan semua pemangku kepentingan. Tugas yang berat akan terasa ringan jika kita lakukan bersama,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum percepatan peningkatan mutu pendidikan di Manggarai Barat menuju generasi emas 2045.

Berikut nama-nama para sekolah yang dilantik

NO NAMA JABATAN LAMA JABATAN BARU
1 Fernandes Goa, S.Pd

 

Kepala SMPN 1 Pacar Kepala SMP Negeri 1 Macang Pacar
2 Andreas Ngaja, S.Pd

 

Kepala SDI Ndaung Kepala SD Khatolik Tueng
3 Aleksius Jeharut, S.Pd Guru Ahli Pertama SMPN 6 Komodo Kepala SMP Negeri 6 Komodo
4 Flavianus Harianto, S.Pd

 

Guru Ahli Pertama SDN Nggoang Kepala SD Inpres Golo Bombong
5 Siti Mariam Nasrulah, S.Pd.I.,Gr Guru Ahli Pertama SDI Cambir Bendera Kepala SD Negeri Compang
6 Angelina Menci Pahing, S.Pd Guru Ahli Pertama SDI Cowang Kepala SD Inpres Cowang
7 Yustina Heliana Sedia, S.Pd Guru Ahli Pertama SDI Tebang Kepala SD Inpres Tebang
8 Yohanes Tarjan, S.Pd Guru Ahli Pertama SMPN I Sano Nggoang Kepala SMP Negeri 1 Sano Nggoang
9 Albertus Tensia, S.Pd.

 

Guru Ahli Pertama SDI Wae Jare Kepala SD Inpres Wae Jare
10 Benediktus Tunar, S.Pd. Guru Ahli Pertama SMPN Macang Pacar Kepala SMP Negeri 5 Macang Pacar
11 Batiang, S.Pd Guru Ahli Muda SDN Pulau Komodo Kepala SD Negeri Pulau Komodo
12 Rusmin Ali, S.Pd

 

Guru Ahli Muda SDI Nanga Nae Kepala SD Inpres Nanga Nae
13 Robertus Rabun, S.Pd.SD

 

Guru Ahli Muda SDI Tondong Raja Kepala SD Inpres Tondong Raja
14 Afandi, S.Pd

 

Guru Ahli Madya SDN Malawatar Kepala SD Negeri Kendol
15 Rikardus Tata, S.Pd Guru Ahli Pertama SMPN 2 Kuwus Barat Kepala SMP Negeri 3 Kuwus Barat
16 Lutgardis Modesta Nimat, S.Pd Guru Ahli Pertama SDI Nggorong Kotak Kepala SD Inpres Nggorong Kotak
17 Tarsianus Taruna Dam, S.Pd Guru Ahli Muda SMPN 2 Lembor Kepala SMP Negeri 4 Welak
18 Arsion, S.Pd.I

 

Guru Ahli Madya SDN Labuan Bajo I Kepala SD Negeri Labuan Bajo 1
19 Antonius Edikurniawan, S.Ag Guru Ahli Pertama SDI Hawir Kepala SD Inpres Hawir
20 Valensius Sugiharto, S.Pd.SD Guru Ahli Pertama SDN Wongkol Torok Kepala SD Inpres Rami Nara
21 Marselus Mansur, S.Pd Guru Ahli Madya SDI Kenari Kepala SD Negeri Bambor
22 Melkiades Sukarni, S.Pd Guru Ahli Muda SDK Pongkal Kepala SD Inpres Benteng Deda
23 Siprianus Hancu, S.Pd Guru Ahli Pertama SMPN 7 Ndoso Kepala SMP Negeri 7 Ndoso
24 Maria Magdalena Nensi, S.Pd Guru Ahli Pertama SDN Torong Raja Kepala SD Negeri Torong Raja
25 Christian Rahmat, S.Pd Guru Ahli Muda SMPN 2 Komodo Kepala SMP Negeri 2 Komodo
26 Vincensius Ader, S.Fil Guru Ahli Muda SMPN 6 Lembor Kepala SMP Negeri 7 Lembor
27 Martina Timung, S.Pd

 

Guru Ahli Pertama SDN Paang Kolong Kepala SD Inpres Watu Tere
28 Yakobus Afandi, S.Pd Guru Ahli Pertama SDI Lekaturi Kepala SD Inpres Lekaturi
29 Stefania Neldis, S.Pd. Guru Ahli Pertama SDN Nandong Kepala SD Negeri Nandong
30  Ahmad Madin, S.Pd Guru Ahli Muda SDI Munting Kajang Kepala SD Inpres Nggorang
31 Maksimus Jelatu, S.S Guru Ahli Pertama SMPN 4 Kuwus Kepala SMP Negeri 5 Welak
32 Emanuel Nabit, S.Pd Guru Ahli Pertama SDN Purek Kepala SD Khatolik Wajur
33 Saverius Mahu, S.Pd.SD Guru Ahli Madya SDK Raka Kepala SD Khatolik Raka
34 Hermanus Hasin, S.Pd Guru Ahli Pertama SDI Mberheleng Kepala SD Katholik Bentala
35 Natalia Selfin, S.Pd Guru Ahli Muda SDN Golo Binsar Kepala SD Khatolik Rekas 1
36 Eldigunda Suryati, S.Pd Guru Ahli Madya SDN Kendol Kepala SD Khatolik Nangalili
37 Efridus Abdi Gunadi

 

Guru Ahli Pertama SDN Deru Kepala SD Negeri Deru
38 Romanus Lahi, S.Hut Guru Ahli Muda SDN Helung Kepala SD Inpres Romang
39 Natalia Rosali, S.Pd.SD Guru Ahli Muda SDI Lengkong Wol Kepala SD Inpres Lengkong Wol