Penulis: Mathildis Riberu dan Sebinus Abel Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Manggarai Barat menggelar Konferensi Kerja I Tahun 2026 Masa Bakti 2025–2030. Sejumlah hal jadi materi pembahasan dalam kegiatan itu, mulai dari profesionalisme guru, tingkat kesejahteraan hingga pemerataan penempatan guru.
Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat Organisasi dan Profesionalisme Guru” ini berlangsung di aula Training center Kopdit Suka Damai, Senin (22/06/2026).

Konferensi yang dihadiri para pengurus dan anggota PGRI dari berbagai kecamatan ini, selain menjadi momentum strategis bagi organisasi profesi guru untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta merumuskan rekomendasi bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Manggarai Barat, juga memaparkan data keanggotaan dan kondisi guru, sebagai dasar penyusunan program organisasi ke depan.
Berdasarkan data yang dipresentasikan, mayoritas anggota PGRI Manggarai Barat memiliki kualifikasi pendidikan Sarjana (S1) sebanyak 1.962 orang atau 86,7 persen, disusul Diploma (D1–D4) sebanyak 47 orang, Magister (S2) sebanyak 17 orang, serta lulusan SMA/sederajat dan SMP dalam jumlah yang lebih kecil. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga pendidik telah memenuhi kualifikasi akademik yang dipersyaratkan dalam dunia pendidikan.
Sementara itu, berdasarkan jenjang pendidikan, anggota PGRI didominasi oleh guru SMP sebanyak 1.478 orang (65,3 persen), diikuti guru SMA/MA/SMK sebanyak 609 orang, SD sebanyak 114 orang, PAUD sebanyak 39 orang, dan SLB sebanyak 22 orang.
Dari sisi status sekolah, data menunjukkan terdapat 3.723 guru di sekolah negeri, yang terdiri dari 3.213 guru berstatus ASN dan 510 guru non-ASN. Sedangkan pada sekolah swasta terdapat 2.060 guru, terdiri dari 273 ASN dan 1.787 guru non-ASN. Data ini menunjukkan masih tingginya ketergantungan sekolah swasta terhadap tenaga pendidik non-ASN.
Sebaran anggota PGRI per kecamatan menunjukkan Cabang Komodo menjadi yang terbesar dengan 523 anggota atau 23,1 persen, disusul Lembor Selatan sebanyak 407 anggota dan Macang Pacar sebanyak 228 anggota. Data ini menjadi salah satu bahan evaluasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.
Kegiatan Konferensi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias.
Ketua PGRI Manggarai Barat, Kornelis Joni beserta para pengurus PGRI dari seluruh kecamatan di Manggarai Barat, hadir pada kegiatan ini.***


