Senin, Agustus 17, 2026
BerandaBerita TerkiniDibuka Menteri Pariwisata , Festival Golokoe 2026 Masuk Top 10 Karisma Event...

Dibuka Menteri Pariwisata , Festival Golokoe 2026 Masuk Top 10 Karisma Event Nusantara 

Penulis : Sebinus 
Editor  : Hans

Labuan Bajo, Info Mabar – Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widianti Putri Wardana secara resmi membuka Festival Golokoe Maria Asunta Nusantara 2026 di kawasan Waterfront Labuan Bajo, Senin (10/8/2026) sore. 

Menteri Pariwisata Republik Indonesia saat membuka kegiatan Festival Golokoe 2026 yang ditandai dengan pemukulan gong. (Foto: Bion)

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, didampingi Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus dan Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng.

Festival yang memasuki tahun kelima ini mengusung tema “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan”

Dalam sambutannya, Menteri Widianti menyebut Labuan Bajo telah menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia di mata dunia.

“Labuan Bajo hari ini telah menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Keindahan alamnya membawa wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk datang dan mengenal Flores,” ujarnya.

Namun ia menegaskan, kemajuan pariwisata harus berjalan seiring dengan jati diri masyarakat sebagai tuan rumah.

“Di tengah perkembangan tersebut, ada satu hal yang harus terus kita jaga: kemajuan pariwisata harus berjalan seiring dengan jati diri masyarakat yang menjadi tuan rumahnya,” kata Menteri Widianti

Menteri mengapresiasi Keuskupan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, dan Pemkab Mabar yang menjadikan Golokoe sebagai ruang terbuka bagi siapa saja.

“Lima tahun lalu, Keuskupan Ruteng mengajukan sebuah pertanyaan penting: bagaimana Labuan Bajo dapat terus berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi akar kehidupan masyarakatnya?”.

“Di sinilah saya melihat kekuatan Festival Golokoe: wisatawan hadir untuk mengalami Labuan Bajo secara lebih utuh, sementara masyarakat tetap menjadi pelaku utama yang menentukan bagaimana identitasnya diperkenalkan kepada dunia,” ucapnya.

Atas nama Kementerian Pariwisata, Menteri Widianti menyampaikan apresiasi karena Festival Golokoe telah 3 tahun berturut-turut masuk Karisma Event Nusantara sejak 2024. Tahun ini kembali terpilih dalam Top 10 KEN 2026.

Ia membeberkan dampak ekonomi festival di 2025: 45.000 wisatawan hadir, 173 UMKM terlibat , 883 pekerja seni dan 1.473 tenaga kerja diberdayakan. Perputaran ekonomi mencapai Rp2,82 miliar. “Luar biasa. Mudah-mudahan tahun ini lebih meningkat lagi,” harapnya.

Menteri menyebut tema tahun ini sangat relevan. Ia menganalogikan dengan Tenun Manggarai. “Kita diingatkan bahwa manusia, budaya, dan alam merupakan satu kesatuan yang harus dirawat bersama, seperti Tenun Manggarai yang menjadi kebanggaan daerah ini. Keindahannya tercipta ketika berbagai helai benang dirajut dengan ketekunan menjadi satu karya yang utuh.” “Begitu pula pariwisata: kemajuannya membutuhkan pemerintah, gereja, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan wisatawan untuk mengambil perannya masing-masing dalam tujuan yang sama: menjaga warisan sekaligus membuka ruang bagi kesejahteraan,” tegasnya.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widianti Putri Wardana saat memberikan sambutan. (Foto: Bion)

Ia berharap wisatawan yang meninggalkan Labuan Bajo membawa cerita tentang Manggarai. “Sebab keindahan membuat orang datang, tetapi nilai yang hidup di tengah masyarakat membuat sebuah destinasi selalu dikenang,” pungkas Menteri Widianti.

Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa, Festival Golokoe Maria Assumpta Nusantara Tahun 2026 resmi dibuka. Festival ini akan berlangsung hingga 15 Agustus 2026.

Acar pembukaan Festival Golokoe dihadiri oleh perwakilan dari gubernur NTT, Anggota DPRD Manggarai Barat dan Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, komunitas pariwisata, dan seni budaya. Seluruh tamu undangan, masyarakat Manggarai Raya, dan para wisatawan dan insan pers

Acara selanjutnya dilakukan penyerahan cenderamata dari bapa Uskup labuan bajo kepada menteri pariwisata demikian pun sebaliknya, dan penyerahan cinderamata dari menteri pariwisata kepada Wakil Bupati Manggarai Barat.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments