Jumat, Juli 10, 2026
BerandaBerita TerkiniKetika Dedikasi Pasukan Kuning DLHP Mabar Melampaui Hari Libur Lebaran

Ketika Dedikasi Pasukan Kuning DLHP Mabar Melampaui Hari Libur Lebaran

Penulis : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Saat libur lebaran, loyalitas Pasukan Kuning pada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Manggarai Barat, diuji. Sebab ketika arus kunjungan wisatawan meningkat, volume sampah turut menggunung. Beban kerja mereka bertambah dua kali lipat. Semangat mereka kendur? Tidak! Sebab menjaga wajah kota pariwisata Labuan Bajo tetap bersih adalah fokus mereka.

“Selamat pagi pimpinan. Izin lapor, kondisi kebersihan area kuliner Kampung Ujung, pagi ini,” tulis kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat, Vinsen Gande pada WhatsApp Group Koordinasi Pimpinan Mabar, pagi itu, Senin (23/03/2026).

Tumpukan sampah yang telah dibersihkan oleh Pasukan Kuning saat libur lebaran di kawasan kuliner Kampung Ujung. (Foto : Dok. DLHP Mabar)

Tulisan pada WA Group itu lengkap dengan foto-foto pendukung. Ini merupakan bentuk laporan, bahwa melalui Pasukan Kuning, DLHP Mabar konsisten menjaga wajah kota Labuan Bajo tetap bersih, sekalipun ASN yang lain sedang menikmati hangatnya balutan selimut di hari libur.

Ya, ketika sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Manggarai Barat berkumpul bersama keluarga untuk merayakan hangatnya Idulfitri, deru mesin truk sampah dan gemericik sapuan sapu lidi tetap terdengar di beberapa titik kota Labuan Bajo. Bagi para petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), libur lebaran bukanlah alasan untuk mengendurkan ritme kerja.

Dari kawasan Puncak Waringin, area kuliner Kampung Ujung, kawasan Marina Water Front City, hingga ke bibir pantai, mereka memastikan tidak ada sampah plastik yang luput dari pandangan. Kehadiran mereka di hari libur merupakan bentuk dedikasi nyata terhadap keberlangsungan pariwisata. Tanpa mereka, Labuan Bajo yang sering dijuluki “Kota Seribu Matahari” ini mungkin akan kehilangan sinarnya karena tertutup tumpukan limbah.

Sebagai gerbang pariwisata super prioritas, Labuan Bajo memang dituntut untuk selalu tampil prima. Lonjakan wisatawan selama masa liburan, justru menjadi tantangan tersendiri bagi kebersihan kota. Hal inilah yang disadari betul oleh jajaran DLHP yang tetap bersiaga penuh di lapangan.

Komitmen ini bukan sekadar instruksi di atas kertas. Kepala Dinas LHP, Vinsen Gande, memimpin langsung koordinasi dari garis depan. Demikian juga sekretarisnya, Frederikus Dahur, berikut para kepala bidang. Tak peduli hari libur, kondisi riil kebersihan kota secara rutin, setiap hari, dilaporkan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.

Laporan berkala ini memastikan bahwa setiap titik penumpukan sampah atau area yang membutuhkan penanganan ekstra dapat segera diatasi. Konsistensi dalam pelaporan ini menunjukkan adanya sistem pengawasan yang tetap hidup, meskipun instansi lain sedang menikmati masa cuti bersama.

Tumpukan sampah yang berhasil dibersihkan oleh Pasukan Kuning saat liobur lebaran. (Foto : Dok. DLHP Mabar)

Aksi nyata para “pasukan kuning” dan manajemen DLHP ini tidak luput dari perhatian pimpinan daerah, baik Bupati Edistasius Endi, Wakil Bupati dr. Yulianus Weng, maupun Sekretaris Daerah, Fransiskus Sales Sodo. Ketiganya memberi apresiasi, berupa ucapan terima kasih dan atau emoji jempol di WA Group.

Kerja keras ini membuahkan hasil yang manis. Sepanjang masa libur lebaran, wajah Labuan Bajo tetap terjaga estetikanya. Kebersihan yang terjaga bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi citra Labuan Bajo di mata dunia internasional sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Kepala DLHP, Vinsen Gande, mengakui bahwa strategi DLHP dalam menjaga kebersihan selama masa libur ini mencakup beberapa poin, diantaranya :

  • Piket Bergilir : Pengaturan jadwal petugas lapangan yang selalu bersiaga di titik-titik vital.
  • Monitoring Cepat : Penggunaan jalur komunikasi digital untuk melaporkan kondisi jalanan protokol secara real-time.
  • Respons Tanggap : Penanganan cepat terhadap area publik yang mengalami lonjakan volume sampah akibat aktivitas wisata.

Dedikasi Vinsen Gande dan timnya membuktikan bahwa menjaga nama baik Labuan Bajo sebagai kota pariwisata, membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan, namun juga loyalitas yang melampaui hari libur lebaran.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments