Home Berita Terkini KKN di Mabar, Sekda Fransiskus Harapkan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Lakukan Perubahan...

KKN di Mabar, Sekda Fransiskus Harapkan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Lakukan Perubahan Positif

0
513
Sekda Fransiskus (tengah), saat foto bersama mahasiswa dan dosen pembimbing UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (Foto : Afri/Prokopim)
Penulis : Gonsalez 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Sebanyak 18 orang Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang akan memulai kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Manggarai Barat, diharapkan dapat mendorong terwujudnya perubahan positif di tempat KKN.

Harapan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, saat menerima kehadiran para mahasiswa dan sejumlah dosen pembimbing dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, di Ruang Rapat MBG Kantor Bupati Manggarai Barat pada Selasa (07/07/2026) pagi.

Sekda Fransiskus (tengah), saat melayani take video dari mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. (Foto : Gonsalez)

Untuk pelaksanaan KKN tahun 2026 ini, para mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memilih dua lokasi strategis di Manggarai Barat, yaitu: Dusun Pandang, Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor dan Dusun Nangalili, Desa Nangalili, Kecamatan Lembor Selatan.

Dalam sambutannya, Sekda Fransiskus Sales Sodo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran dosen pembimbing serta para mahasiswa yang telah menjatuhkan pilihan pada wilayah Manggarai Barat sebagai lokus pengabdian. Beliau menaruh harapan besar agar kehadiran para akademisi muda ini mampu membawa perubahan positif yang nyata.

“Selama masa KKN ini rekan-rekan hidup bermasyarakat. Kami sangat berharap dengan hadirnya teman-teman mahasiswa ada transformasi kehidupan sosial di dua desa yang dikunjungi,” ujar Sekda Fransiskus.

Lebih lanjut, ia berpesan agar para mahasiswa aktif memberikan edukasi dan sosialisasi yang menyentuh langsung aspek krusial di masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, moderasi beragama, kelestarian lingkungan, serta pendidikan keagamaan.

Sekda Fransiskus juga berharap agar kolaborasi erat antara Pemkab Mabar dengan UIN Sunan Kalijaga ini dapat terus terjaga dan berkesinambungan, tidak hanya untuk tahun ini. Ia mendorong agar program KKN ini setidaknya berjalan konsisten hingga tiga tahun ke depan dengan jangkauan wilayah yang lebih luas.

Pemerintah Daerah berharap di masa mendatang, wilayah KKN dapat menyisir desa-desa di kawasan kepulauan yang membutuhkan sentuhan program serupa, seperti Desa Pasir Panjang, Komodo, Papa Garang, Pasir Putih, maupun desa kepulauan lainnya.

Sementara itu, Dosen Pendamping Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Ahmad Salahudin, menjelaskan bahwa delegasi yang diterjunkan kali ini berjumlah 18 orang.

“18 mahasiswa dari berbagai macam fakultas dan juga dari berbagai daerah di Indonesia ini akan menjalankan 4 program utama yang menjadi fokus, yakni bidang pendidikan, bidang agama, bidang ekologi, dan bidang pemberdayaan ekonomi,” jelas Ahmad saat ditemui media ini sesaat setelah audiensi bersama Sekda.

Kegiatan KKN ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Melalui sinergi program-program tematik tersebut, kehadiran para mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif, solutif, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di Kampung Nangalili dan Kampung Pandang.***