Rabu, Juli 22, 2026
BerandaBerita TerkiniBupati Mabar Perintahkan Camat Data Semua Tanah Milik Pemda Untuk Bangun Koperasi...

Bupati Mabar Perintahkan Camat Data Semua Tanah Milik Pemda Untuk Bangun Koperasi Merah Putih

Penulis : Gonsales 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, Infomabar,- Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menginstruksikan seluruh camat, segera mendata lahan milik pemerintah yang masih memiliki ruang kosong diwilayah kerjanya masing-masing, untuk dibangun kantor Koperasi Merah Putih. Instruksi itu sebagai bagian dari dukungan Pemkab Mabar untuk sukseskan program prioritas nasional.

Instruksi tegas ini disampaikan Bupati Edi saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 sekaligus Peluncuran Aplikasi Lumbung MBG dan Natas Harga serta Pencanangan Desa Cantik Mabar 2026, yang berlangsung di aula kantor bupati, Kamis (12/02/2026) pagi.

Bupati Edi saat menyampaikan sambutan. (Foto : Gonsalez)

Dalam sambutannya, Bupati Edi  menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menyukseskan program strategis nasional, termasuk pendirian koperasi merah putih yang menjadi salah satu prioritas.

“Saya perintahkan kepada seluruh camat, segera mendata mana lahan pemerintah yang masih ada spacenya untuk bisa dibangun kantor Koperasi Merah Putih. Janganlah kita berpikir bahwa ini tanah untuk bangun ini, bangunnya itu baru akan… Yang ini sudah di depan mata,” tegas Bupati di hadapan para camat, kepala desa, serta jajaran pemerintahan daerah.

Orang nomor satu di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat ini menjelaskan bahwa esensi dari pendirian koperasi merah putih bukan sekadar membangun fisik gedung.

“Roh dari Koperasi Merah Putih ini bagaimana memutus namanya mata rantai. Sesungguhnya kita ini sedang berusaha apa? Membiarkan bertumbuh kembangnya masyarakat itu tetap ditekan terus?” ujarnya dengan nada tegas.

Bupati Edi mengingatkan bahwa gedung koperasi yang dibangun menggunakan APBN merupakan modal awal yang harus dimanfaatkan maksimal. “Ini modal awal yang harus kita manfaatkan secara maksimal. Hindari cara berpikir yang pesimis. Kalau ada lahan milik Pemda yang masih kosong, memang tanahnya itu kamu buat apa?” tantangnya.

Terobosan Data Lahan Untuk Program Strategis

Instruksi pendataan lahan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam menyelaraskan program pusat dengan kondisi riil di daerah. Bupati Edi menegaskan bahwa tugas pemerintah daerah bukan memilih program, melainkan melaksanakan dan menyukseskan program strategis nasional.

“Tugas kita bagaimana menyukseskan, menyelaraskan apa yang menjadi program strategis dari pemerintah pusat, begitu juga halnya apa yang menjadi program strategis dari pemerintah provinsi,” jelasnya.

Bupati Edi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan penggunaan data yang akurat dalam setiap pengambilan kebijakan. Ia berharap pendataan lahan ini tidak sekadar menjadi laporan administratif, tetapi benar-benar menjadi dasar eksekusi program di lapangan.

Instruksi Bupati ini langsung mendapat respons cepat dari para camat yang hadir dalam forum. Beberapa camat terlihat mencatat instruksi tersebut untuk segera ditindaklanjuti.

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 yang digelar hari ini juga dirangkaikan dengan Peluncuran Aplikasi Lumbung MBG dan Natas Harga serta Pencanangan Desa Cantik Mabar 2026. Bupati berharap seluruh program ini dapat berjalan sinergis dengan semangat kerja kolaborasi atau dalam bahasa kampungnya “keroyok”.

“Kalau kita sudah menyiapkan data yang satu dan sama, lalu kita kerja kolaborasi, meninggalkan keegoan, saya yakin seyakin-yakinnya 3 tahun ke depan kita mendeklarasikan bahwa kita kabupaten pertama yang keluar dari kategori miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” pungkas Bupati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi teknis bersama Bappeda dan BPS Manggarai Barat serta  jajaran terkait untuk mematangkan perencanaan pembangunan tahun 2027.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments