Oleh : Sebinus Editor : Hans
Labuan Bajo : Info Mabar– Bupati Manggarai Barat NTT Edistasius Endi menyampaikan 5 usulan penting kepada DPRD Kabupaten Manggarai Barat untuk dipertimbangkan masuk dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Usulan itu disampaikannya saat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Manggarai Barat menyampaikan Laporan Tim Perumus Pendapat Banggar pada Rapat Paripurna ke-19 di ruang rapat internal DPRD Mabar,Kamis (27/8/2026) pagi .
Rapat dipimpin Ketua DPRD Benediktus Nurdin, didampingi Wakil Ketua I Rikardus Jani dan Wakil Ketua II Sewargading S.J. Putra. Hadir Wakil Bupati dr. Yulianus Weng, segenap anggota DPRD, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, dan insan pers.
Dalam rapat paripurna tersebut 5 Usulan Bupati Edi untuk Perubahan APBD 2026 diantaranya;
- Menganggarkan Bantuan Presiden Rp20 Miliar. Bupati Edi menyebut telah menandatangani Berita Acara terkait bantuan Presiden sebesar Rp20 miliar saat Presiden Prabowo Subianto transit di Labuan Bajo.
“Kebetulan momen kita ini lagi pembahasan, ya disampaikan supaya di perubahan ini dikasih masuk, dengan voli rekening PDT,” kata Bupati Edi.
Ia menjelaskan Kemendagri akan menggelar rapat terkait petunjuk teknis pemanfaatan dana tersebut hari ini atau besok. “Substansinya kita harus memasukkan ke dalam APBD perubahan dengan voli rekening PDT supaya berkenan ditambahkan dalam laporan ini,” ujarnya.
   2. Perbaikan Mesin Speedboat BPBD. Â
Bupati menyoroti keterbatasan sarana saat terjadi bencana dan kecelakaan di laut.
“Kebetulan di BPBD kita itu punya speedboat, hanya kondisi mesinnya yang rusak. Berkenan juga supaya pemeliharaan atau perbaikan mesin speedboat yang ada di BPBD itu dialokasikan di perubahan ini,” kata Bupati Edi.
Perbaikan ini untuk menunjang kerja-kerja pertolongan darurat dan kelancaran tugas pemerintahan.
3. Penggantian Mesin Puskesmas Keliling Laut di Pulau Komodo.Â
Bupati juga mengusulkan penggantian mesin Puskesmas Keliling Laut yang saat ini berada di Pulau Komodo.
“Penyebabnya PK-nya itu sangat kecil, 40 PK. Kalau diganti, misalnya 250 PK atau 300 PK, maka praktisnya pemanfaatan Pusling ( Puskesmas Keliling) laut itu bisa berjalan maksimal,” jelas Bupati.
Saat ini, perjalanan dari Komodo ke Labuan Bajo bisa mencapai 5 jam sehingga warga lebih memilih kapal biasa. “Barangnya bagus, hanya kecepatannya saja yang tidak menyelesaikan soal,” tegasnya.
4. Penyesuaian Target PAD dari BPHTBÂ Â
Bupati meminta target PAD dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan – BPHTB diturunkan.
“Bencana ini erat kaitannya dengan soal minat orang berinvestasi. Kalau investasi berpengaruh, maka transaksi tanah juga berpengaruh. Daripada hasil akhirnya kita pajang sekian, namun orang tidak datang berinvestasi, berarti PAD-nya juga tidak mungkin BPHTB ini naik,” jelas Bupati Edi.
Target awal Rp324 miliar dihitung saat tidak ada kejadian luar biasa. “Dengan kondisi ini, maka ini akan memberi efek ke semua sektor,” tambahnya.
   5. Optimalisasi Tim Asesmen LapanganÂ
Bupati menyampaikan tim yang melakukan asesmen ke lapangan sudah dibekali formulir dan petunjuk teknis. Verifikasi nantinya dilakukan melalui aplikasi untuk meminimalisir subjektivitas.

Kelima poin yang disampaikan Bupati Manggarai Barat tersebut dapat disetujui oleh anggota DPRD untuk dimasukkan di dalam APBD Perubahan 2026.
Dengan dimasukkannya usulan ini, Pemkab berharap Perubahan APBD 2026 dapat lebih responsif terhadap kebutuhan penanganan bencana, peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, dan penyesuaian fiskal daerah pasca gempa.


