
Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Memasuki hari ke-12 (H+12) pascamusibah gempa bumi Flores, kepedulian dari berbagai pihak untuk warga terdampak di Manggarai Barat terus mengalir. Berdasarkan data per tanggal 27 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA, total donasi yang berhasil dihimpun untuk korban bencana telah mencapai Rp108.190.000.
Donasi itu bersumber dari beberapa pihak, baik lembaga pemerintah, kelompok swasta maupun pribadi. Sebagaimana tercantum pada Dashboard Realtime Dampak Bencana Pada Aplikasi Posko Bencana Mabar, donasi terbesar berasal dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, yakni sebesar Rp. 50.000.000; menyusul berikutnya dari Pemerintah Kota Kupang, tercatat sebesar 40.000.000, dari peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNSD Manggarai Barat sebesar Rp. 7.350.000, dari Hotel Puri Sari Flores dan dari seseorang bernama Anastasia Cq Dolliano, masing-masing sebesar Rp 5.000.000 serta sisanya dari donatur anonim.

Donasi sebanyak itu bersumber dari rekening khusus yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di Bank NTT, dengan nomor rekening : 2517319336, atas nama Posko Bantuan Bencana Manggarai Barat.
Pada Dashboad Realtime itu, juga tercatat stok bahan-bahan bantuan yang telah diterima di Posko Bencana, berikut rincian yang telah didroping, mulai dari beras, tenda atau terpal, bahan makanan hingga obat-obatan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Salvador Pinto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengulurkan tangan untuk meringankan beban dari sesama saudara di Manggarai Barat yang menjadi korban bencana.
“Trima kasih untuk semua pihak yang telah dengan suka rela memberi bantuan. Segala bentuk bantuan itu sangat berarti bagi mereka yang telah kehilangan rumah, yang dapurnya tidak bisa lagi mengepul,” ucap Asisten Salvador.
Dia meyakinkan semua pihak yang telah dan hendak memberi bantuan, bahwa sekecil apapun bantuan yang diberikan, semua akan tercatat di Aplikasi Posko Bencana, dan bisa dipantau publik, agar bisa dipertanggungjawabkan secara transparan.***


