Home Berita Terkini Lantik 4 Pejabat Eselon II, Wabup Yulianus Minta Pejabat Yang Dilantik Mampu...

Lantik 4 Pejabat Eselon II, Wabup Yulianus Minta Pejabat Yang Dilantik Mampu Menjadi Nakhoda Yang Baik

0
62
Para pejabat yang dilantik. (Foto: Tildis)
Penulis : Mathildis dan Gonzalez 
Editor : Hans

Labuan Bajo : InfoMabar—Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat NTT Yulianus Weng, M kes melantik empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Kantor Bupati, Kamis ( 27/8/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Manggarai Barat Nomor BKPSDMD.821/1177/VIII/2026 tanggal 26 Agustus 2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Wakil Bupati Manggarai Barat dr.Yulianus Weng, M.Kes saat memberikan sambutan. (Foto:Tildis)

Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni ;

  1. Maria Ignasia Dedy Djeha, SE.AK, M.Ec.Dev — sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD, kini dilantik sebagai Sekretaris DPRD.
  2. Agustinus Nur Aidin, SS — sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, kini dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
  3. Yoseph Stefianus Hironimus, S.STP., M.URP. — sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, kini dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
  4. Sofiandi, SS — sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, kini dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.

Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng , minta para pejabat yang baru dilantik agar tidak bekerja sendiri, melainkan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pihak agar program pemerintah berjalan efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan.

Para pejabat yang dilantik. (Foto: Tildis)

Ia pun mengibaratkan organisasi perangkat daerah seperti sebuah kapal, keberhasilan perjalanan tidak hanya bergantung pada Nahkoda, tetapi juga membutuhkan kerja sama seluruh awak kapal. “Layaknya kapal, agar bisa berjalan sesuai rencana, perlu kerja sama semua pihak, baik Nahkoda maupun ABK kapal sehingga bisa sampai tujuan,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap para pejabat tersebut mampu menahkodai perangkat daerah yang dipimpinnya dengan baik serta membawa organisasi mencapai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Profisiat dan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Tentu harapan pemerintah, kalian bisa menahkodai dinas yang Anda pimpin,” ujar Yulianus.

Menurutnya, seorang pimpinan tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar program dan kegiatan pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Para pejabat yang baru dilantik harus mampu membangun hubungan yang baik dengan seluruh pihak, baik di lingkungan internal pemerintahan maupun dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ia menegaskan, kolaborasi dan hubungan kerja yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan program pemerintah.

“Kalau hubungan kerja sama baik dengan berbagai pihak, maka bisa tercapai tujuan yang diinginkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yulianus juga mengingatkan para pejabat agar tidak bersikap masa bodoh terhadap pimpinan maupun persoalan yang berkaitan dengan komunikasi dalam pelaksanaan tugas.

Menurutnya, hal-hal sederhana seperti merespons komunikasi dari pimpinan dapat memengaruhi kelancaran koordinasi dan berpotensi menimbulkan persoalan apabila diabaikan.

“Jangan masa bodoh dengan pimpinan. Contoh kecil, menjawab telepon dari pimpinan. Hal-hal seperti ini bisa menimbulkan berbagai persoalan,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta para pejabat tidak mengambil kesimpulan atau menafsirkan sendiri hal-hal yang belum dipahami dalam pelaksanaan tugas. Jika terdapat persoalan atau ketentuan yang belum jelas, pejabat diminta aktif bertanya kepada pihak yang lebih memahami.

“Kalau ada hal-hal di dinas yang kurang dipahami, jangan menginterpretasikan sendiri, tetapi bertanya dengan yang lebih paham. Perlu komunikasi yang baik,” katanya.

Yulianus menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat ditentukan oleh kemampuan membangun kolaborasi. Karena itu, para pejabat diminta menghindari sikap merasa paling mampu dan bekerja sendiri.

“Kita punya program bisa berhasil kalau kita bangun kolaborasi yang baik dengan semua pihak. Jangan merasa hebat sendiri,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan bagi para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah jabatan dengan membangun kepemimpinan yang terbuka, komunikatif, dan kolaboratif demi terwujudnya pelayanan pemerintahan yang semakin baik bagi masyarakat Manggarai Barat.