Sabtu, Juni 20, 2026
BerandaBerita TerkiniApresiasi Program MBG, Bupati Edi : Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan...

Apresiasi Program MBG, Bupati Edi : Beri Kepastian Pasar Bagi Petani dan Peternak

Sumber : Release Prokopim 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, memberi apresiasi tinggi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai tidak hanya bermanfaat bagi penerima manfaat, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi para petani dan peternak.

Apresiasi untuk Program MBG itu disampaikan Bupati Edi pada Kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, yang berlangsung di Ballroom Zasgo Hotel, Rabu (08/04/2026).

Bupati Edi saat memberikan sambutan. (Foto : Afri/Prokopim)

“Program ini merupakan jawaban konkret atas cita-cita Presiden untuk pembangunan yang merata dan berkeadilan sosial,” ujar Bupati Edi pada kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Brigjen TNI Rudi Setiawan, S.IP., M.Han, sebagaimana release No:022/ProkopimMabar/IV/2026.

Ditegaskan Bupati Edi bahwa Program MBG ini menjadi solusi komprehensif yang bisa memberi keuntungan bagi banyak pihak. Karena itu, dirinya memberi apresiasi yang tinggi sebab program MBG itu tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima manfaat, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak terhadap produk mereka.

Untuk mensinergiskan program Makan Bergizi Gratis, Pemda Kabupaten Manggarai Barat telah mengembangkan dua aplikasi utama Yakni Aplikasi Natas Harga dan Aplikasi MBG.

Aplikasi Natas Harga untuk memantau harga bahan makanan di pasar setiap hari oleh Dinas Perindag. Data harga yang terkumpul akan tersimpan dalam sistem untuk menjadi referensi bagi dapur-dapur pelaksana program.

“Sistem alarm otomatis akan memberikan peringatan jika ada dapur yang menetapkan harga melebihi standar. Inovasi ini dirancang untuk mencegah inflasi yang tidak terkendali dan menjaga stabilitas harga,” ujar Bupati Edistasius.

Sedangkan Aplikasi MBG, itu untuk monitoring Supply Bahan Pokok untuk MBG). Aplikasi ini akan memantau asal-usul bahan makanan untuk kebutuhan Program MBG, baik yang berasal dari dalam maupun luar Kabupaten Manggarai Barat.

“Jika terlalu banyak bahan baku dibeli dari luar kabupaten atau provinsi, data tersebut menjadi masukan berharga untuk pengambilan kebijakan,” kata Bupati Edistasius, seraya menambahkan bahwa aplikasi ini mendorong petani lokal untuk menyiapkan pangan dan membangun ekosistem pertanian lokal yang berkelanjutan.

Komitmen Pemerintah Daerah Manggarai Barat terhadap kualitas program juga terlihat dari pembangunan rumah potong unggas (slaughterhouse) dengan label halal. Fasilitas ini memastikan keamanan dan kualitas protein hewani yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis.

Lebih jauh Bupati Edi menjelaskan bahwa Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Manggarai Barat ini berfokus pada tiga aspek strategis, yakni :

Pertama, Anti-Inflasi: Memastikan tidak terjadi kenaikan harga yang tidak terkendali melalui pemantauan ketat dengan aplikasi Natas Harga.

Kedua, Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal dengan memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak lokal sehingga meningkatkan kesejahteraan ekonomi komunitas.

Ketiga adalah Kepastian Halal dengan menjamin setiap hidangan yang disajikan telah memenuhi standar halal dengan dukungan infrastruktur berkualitas

Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Manggarai Barat memiliki visi jangka panjang yang komprehensif diantaranya diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi antara desa-kota dan antar wilayah (pulau), mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di semua wilayah.

Sementara itu, dalam arahannya, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Brigjen TNI Rudi Setiawan, S.IP., M.Han, menekankan pentingnya penguatan koordinasi, pengawasan ketat, dan peningkatan kualitas pengelolaan program.

“Transparansi dan kepatuhan standar harus menjadi prinsip utama agar program MBG tepat sasaran melalui proses validasi data penerima manfaat yang komprehensif, termasuk peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” tegasnya.

Kehadiran Bupati Manggarai Barat dalam kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan dedikasi nyata terhadap kesuksesan program yang strategis ini. Dengan inovasi aplikasi pemantauan harga dan supply pangan, dukungan infrastruktur berkualitas, dan komitmen pada keadilan sosial, Kabupaten Manggarai Barat siap menjadi contoh implementasi program Makan Bergizi Gratis yang optimal di kawasan Flores dan Lembata.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments