Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniWujudkan RSUD Komodo Sebagai Hospital Tourism, SDM Harus Berstandar Global

Wujudkan RSUD Komodo Sebagai Hospital Tourism, SDM Harus Berstandar Global

Penulis : Gonsalez Budiman 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, infoMabar,- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat Adrianus Ojo menegaskan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan perolehan akreditasi internasional merupakan fondasi krusial untuk mengembangkan RSUD Komodo menjadi rumah sakit destinasi pariwisata (hospital tourism) yang berkelas dunia.

Pernyataan ini disampaikan kadis Adrianus dalam sambutannya saat membuka  kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Supervisi Rumah Sakit  Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Ruang Rapat Lt.4 RSUD Komodo, Jumat (5/12/2025).

RSUD Komodo, Labuan Bajo. (Foto : Gonsalez)
RSUD Komodo, Labuan Bajo. (Foto : Gonsalez)

Dalam sambutannya, Kadis Adrianus menyoroti status Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas dan “magnet pariwisata dunia” yang membutuhkan ekosistem layanan kesehatan berstandar tinggi. RSUD Komodo, sebagai rumah sakit publik, diharapkan menjadi pionir dalam mewujudkan visi tersebut.

“Tantangan utama adalah SDM yang profesional dan berstandar global. Kita butuh lebih banyak tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten klinis, tetapi juga mahir berkomunikasi dalam bahasa asing, memahami service excellence pariwisata, dan tersertifikasi sesuai standar internasional,” tegasnya

Adrianus  juga mendorong agar RSUD Komodo segera menyusun peta jalan (roadmap) menuju akreditasi nasional paripurna dan internasional, seperti dari Joint Commission International (JCI). “Akreditasi adalah ‘paspor kredibilitas’ kita untuk dipercaya pasar global. Ini bukan tujuan akhir, tapi proses berkelanjutan untuk membangun budaya mutu dan keselamatan pasien,” ujarnya.

Kegiatan bimtek ini dihadiri langsung oleh Tim dari Kementerian Kesehatan RI, dipimpin oleh Ketua Tim Kerja Inovasi Klinis dan Teknologi Kesehatan, dr. Era Renjana Diskamara, MKM.

Dalam pemaparannya, dr. Era menyampaikan bahwa RSUD Komodo memegang peran strategis untuk memberikan rasa aman dan nyaman, yang tercermin dari kualitas pelayanan, waktu respons, serta dukungan sistem pembiayaan yang jelas bagi wisatawan.

“Pelayanan berkualitas di RSUD Komodo akan menjadi cerminan kesehatan Indonesia di mata dunia,” ujar ini dr. Era. Ia juga menginformasikan bahwa Kemenkes sedang merevisi Permenkes No. 76 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Wisata Medis, yang akan mengakomodasi standar baru untuk rumah sakit destinasi pariwisata.

Turut hadir dalam kesempatan ini dr. Adi Pamungkas (Konsultan Global Health Tourism Assistance), dr. Andry Edwin Dahlan (PMO Ditjen Kesehatan Lanjutan), Kepala Dinas Pariwisata Stefan Jemsifori, Direktur RSUD Komodo dr. Maria Y. Melinda Gampur, serta sejumlah pejabat daerah dan tenaga kesehatan RSUD Komodo.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments