Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Camat Mbeliling, Yohanes Hibur, langsung mengambil langkah cepat, sebagai respon atas keluhan warga yang disampaikan kepada Bupati Manggarai Barat, terkait sejumlah turis asing yang masuk ke destinasi wisata Cunca Wulang lewat jalur tikus atau pintu illegal, sesuai petunjuk Google Maps. Jalur tikus yang digunakan para turis asing itu merugikan daerah, sebab mereka bebas tiket masuk.

“Selamat siang kak, neka rabo ra kak, sekedar info bahwa sebagian besar turis asing yg datang ke Cunca Wulang masuk lewat pintu ilegal, karena ikut petunjuk Google Maps. Kita sudah sampaikan ini ke Pemdes dan Dinas Pariwisata, cuman ga ada perubahan. Padahal jika tidak karena google maps, pemasukan utk daerah dari kunjungan wisatawan ke Cunca Wulang dikit lumayan. Mungkin ada solusi utk atasi soal ini, belum lagi jalan yg dilalui lewat jalur ilegal itu jalannya rusak, yakni jln Warsawe-Potawangka Boleng. Tabe,” tulis Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi pada WA Group Koordinasi Pimpinan Mabar, Selasa (12/08/2025).
Dari nasari yang terbaca pada tulisan Bupati Edi di WAG itu, dipastikan bahwa itu merupakan keluhan yang berasal dari seseorang, yang butuh penanganan cepat dari pemerintah. Sebab jika dibiarkan, maka akan ada banyak pengunjung yang masuk destinasi Cunca Wulang tanpa tiket masuk.
Merespon tulisan Bupati Edi di WAG itu, Camat Mbeliling, Yohanes Hibur, langsung berkoordinasi dengan para pihak, seperti Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Sukarjo Sadu, Sekdes Cunca Wulang, staf desa dan Petugas Ticketing Jasa Lingkungan.

“Mohon Ijin Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati dan Bapak Sekda. Menindaklanjuti Chat WA, (soal keprihatinan seorang warga di atas ) terkait turis asing yang berkunjung ke lokasi Cunca Wulang, dan masuk lewat pintu ilegal, ikut arah Google Map, kami sudah lakukan sejumlah langkah,” lapor Camat Yohanes di WAG Koordinasi Pimpinan Daerah.
Sejumlah langkah itu, tulis Camat Mbeliling, antara lain adalah :
- Telah Dibangun, dan SIAP PAKAI/SIAP DIGUNAKAN, satu posko jaga dan satu buah plank baru, penunjuk arah jalur resmi menuju lokasi air terjun Cunca Wulang bagi pengunjung, hari ini, Rabu, 13/8/2025;
- Petugas Ticketing Jasa Lingkungan, dengan berpakaian resmi sebagai petugas, sudah mulai berjaga untuk menunjuk arah jalan, ke lokasi air terjun Cunca Wulang mulai hari ini;
- Penjaga pos yang bertugas kedepannya yang telah ditentukan : dari staf desa dan petugas ticketing jasa lingkungan, bekerja dalam sistem rolling satu orang setiap hari;
- Sarana yang sudah tersedia dan selalu standby di pos jaga : satu buah meja dan kursi;
- Disaksikan langsung, tepat di lokasi pintu masuk resmi, ke area Cunca Wulang hari ini, ada 4 orang Wisatawan Manca Negara, dua sepeda motor kebingungan pada petunjuk Google Map dengan arahan/petunjuk dari penjaga. Setelah diberi penjelasan, akhirnya wisman tersebut paham dan mengikuti jalur pintu masuk resmi lewat cabang ke lokasi Cunca Wulang.
“Demikian yang dapat kami laporkan. Terima kasih,” tulis Camat Yohanes.***


