Penulis : Sebinus Abel Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Selama bulan Januari 2026 ini, wilayah Kabupaten Manggarai Barat mengalami cuaca yang sangat ekstrim (badai, hujan lebat dan angin kencang) dan adanya potensi berulang serta akan mengalami dampak yang berkelanjutan diwaktu mendatang. Untuk itu pemda Manggarai Barat melalui Dinas Kesehatan telah mengambil langkah cepat, agar cuaca yang sangat ekstrem ini tidak berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, saat di hubungi InfoMabar melalui selulernya Jumat (23/01/2026) siang mengatakan bahwa dalam rangka mengantisipasi akibat cuaca yang sangat ekstrim di wilayah Manggarai Barat saat ini, dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat sudah mengeluarkan surat penegasan kepada seluruh kepala puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Manggarai Barat .

Penegasan itu tertuang dalam surat Kadis Kesehatan nomor : Dinkes-000/16/I/2026 tanggal 15 Januari 2026 yang lalu, perihal Peningkatan Kewaspadaan dan Kesiapan Pelayanan dalam mengatasi bencana akibat cuaca ekstrim di wilayah Kabupaten Manggarai barat.
Dalam surat penegasan itu kata Kadis Adrianus sudah memerintahkan kepada seluruh kepala puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, untuk :
- Tingkatkan kewaspadaan dan monitoring. Terkait kewaspadaan dini terhadap potensi peningkatan penyakit pasca bencana seperti ISPA, Diare, DBD, Leptospirosis dan lain lain;
- Pastikan kesiapan logistik dan obat obatan ; Segera lakukan pengecekan dan pengamanan stok logistik kesehatan esensial, obat-obatan, vaksin, alat kesehatan dan APD. Pastikan ketersediaannya memadai dan dalam kondisi baik , termasuk kemungkinan untuk pengungsian;
- Kesiapan sumber daya manusia; Pastikan pembagian tugas dan jadwal dinas siaga untuk tenaga Kesehatan;
- Kesiapan Rujukan; Puskesmas memastikan rujukan berjalan sesuai standar dari setiap wilayah kerja masing-masing;
- Lakukan koordinasi intensif; lakukan koordinasi proaktif dengan pemerintah kecamatan dan atau desa serta stakeholder lokal lainnya untuk sinkronisasi penanganan dan evaluasi korban;
- Tingkatkan edukasi dan komunikasi publik; Segera sosialisasikan informasi kesehatan kepada masyarakat tentang pencegahan penyakit, penanganan pertama saat bencana, dan lokasi layanan kesehatan yang tetap beroperasi;
- Lindungi aset dan sarana prasarana; Lakukan antisipasi untuk menyelamatkan gedung, peralatan medis, kendaraan dinas serta sumber listrik dan air bersih di fasilitas puskesmas dari kerusakan akibat angin kencang dan banjir;
- Melaporkan segala kondisi darurat; Setiap kejadian darurat kesehatan, kerusakan fasilitas, gangguan layanan atau kekurangan logistik wajib dilaporkan segera kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat.
Surat penegasan ini, kata Kadis Adrianus, merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Manggarai Barat ditengah tantangan cuaca ekstrim.
Ia berharap agar seluruh kepala puskesmas di Manggarai Barat selalu berkomitmen dan melakukan tindak lanjut yang serius atas beberapa poin yang tercantum dalam surat penegasan ini.***


