Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniDipercaya Jadi Ketua Satgas Optimalisasi Pajak dan Retribusi Daerah, Ini Respon Kajari...

Dipercaya Jadi Ketua Satgas Optimalisasi Pajak dan Retribusi Daerah, Ini Respon Kajari Mabar

Penulis : Gery Baha 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026. Inovasi tersebut diwujudkan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, dipercaya sebagai Ketua dalam Satgas itu. Bagaimana respon Kajari atas kepercayaan ini?

Pembentukan satgas kolaboratif ini secara resmi dideklarasikan dalam rapat yang berlagsung di Ruang Rapat Bupati, Senin (26/01/2026) pagi.

Sejumlah pimpinan instansi vertikal yang hadir pada rapat pembentukan Satgas. (Foto : Gery)
Sejumlah pimpinan instansi vertikal yang hadir pada rapat pembentukan Satgas. (Foto : Gery)

Rapat pembentukan satgas ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes., beserta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan instansi vertikal terkait.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Bupati Yulianus Weng menekankan pentingnya kemandirian keuangan daerah. “Pemerintah daerah harus bertumbuh sendiri. Salah satu caranya dengan mengoptimalkan pendapatan asli daerah, tanpa membebani masyarakat,” ujarnya. Ia menyatakan bahwa satgas ini merupakan bentuk inovasi dan intervensi strategis untuk menciptakan ekosistem pemungutan pajak dan retribusi yang lebih baik melalui pola kolaborasi yang kuat antar-stakeholder.

Melalui rancangan Keputusan Bupati, struktur kepemimpinan Satgas telah ditetapkan. Ketua Satgas dipercayakan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manggarai Barat, Yohanes Kardianto. Sementara posisi Wakil Ketua I diembankan kepada Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, dan Ketua II kepada Dandim 1630 Manggarai Barat, Letkol Inf Budiman Manurung dan Ketua III Danlanal Labuan Bajo, Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djajasaputra. Sedangkan sekretaris dijabat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus S. Sodo dan pimpinan instansi, baik yang vertikal maupun yang ada dalam lingkup Pemkan Mabar, menjabat sebagai anggota.

Bagaimana Respon Kajari Mabar atas Kepercayaan menjadi Ketua Satgas ini?

Kepala Kejaksaan Manggarai Barat, Yoanes Kardianto, merespon kepercayaan ini dengan sangat positif. Ia berterima kasih kepada Bupati Manggarai Barat atas kepercayaan ini dan siap berkolaborasi untuk mendukung terwujudnya pencapaian bersama, ditengah kebijakan Pemerintah Pusat yang sangat selektif dalam mengucurkan anggaran untuk daerah.

“Pemerintah daerah memang harus kreatif. Dan sebagai pejabat vertical, saya siap dan bersedia membantu Pemda dalam upaya peningkatan PAD demi kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat,” aku Kajari Yoanes dalam sambutannya selaku Ketua Satgas terpilih.

Kajari Yoanes menegaskan komitmen kejaksaan untuk bekerja maksimal sesuai tugas dan fungsinya. Harapan yang sama dia sampaikan kepada pimpinan instansi vertikal yang juga dilibatkan dalam Satgas itu. Sebab dalam Satgas ini tidak ada yang superman. Yang ada adalah Supertim.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Dandim 1630 Manggarai Barat, Letkol Inf Budiman Manurung, Wakapores Manggarai Barat, Kompol Martinus Pake (yang hadir mewakili Kapolres, Red.), Danlanal Labuan Bajo, Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djajasaputra dan juga sejumlah pimpinan instansi vertical yang hadir pada rapat itu.

Semua sepakat untuk memberikan dukungan dan menyamakan langkah agar sejalan dengan strategi nasional dalam membentuk satgas untuk meningkatkan penerimaan negara.

Satgas ini akan bersifat inklusif dengan melibatkan berbagai instansi kunci, mulai dari Kantor Pelayanan Pajak (KP2KP) , Imigrasi, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kantor Kelurahan, hingga stakeholder pariwisata seperti pengelola Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai Barat Fransiskus Sales Sodo, dalam pemaparannya, menyatakan kesiapan perangkat daerah untuk segera menyiapkan data lengkap dan transparan mengenai objek pungutan, regulasi, serta identifikasi hambatan yang selama ini dihadapi. Data ini akan menjadi bahan kerja utama Satgas untuk menyusun langkah-langkah optimalisasi yang tepat sasaran.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments