Sabtu, Juli 11, 2026
BerandaBerita TerkiniTerkait kelangkaan Gas LPG, Kadis Perindag : Estimasi Akan Tiba di Labuan...

Terkait kelangkaan Gas LPG, Kadis Perindag : Estimasi Akan Tiba di Labuan Bajo Pada Hari Ini

Penulis : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Terkait kelangkaan gas LPG di Labuan Bajo, Pemkab Mabar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah mengambil sikap, termasuk koordinasi dengan pihak terkait. Hasil koordinasi dengan pihak terkait, diperoleh informasi bahwa Kapal Expres Mas yang mengangkut gas LPG sedang dalam perjalanan, dan estimasi akan tiba di Labuan Bajo pada hari ini, Rabu (06/05/2026).

Demikian penjelasan yang disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kabupaten Manggarai Barat, Gabriel Bagung, dalam WhatsApp Group Koordinasi Pimpinan Mabar, Selasa (05/05/2026) sore.

Kadis Perindag, Gabriel Bagung (tengah) saat mendatangi langsung PT PAS sebagai distributor. (Foto : Dok. Dinas Perindag)

Penjelasan itu disampaikan kadis Gabriel sebagai respon atas perintah Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, terkait masalah kelangkaan gas LPG di Labuan Bajo.

“Selamat sore, Bapa Bupati. Ijin, saya sudah bersurat dan komunikasikan dengan PT PAS,” tulis Kepala Dinas Perindag, Gabariel Bagung pada WAG itu.

Selain berkoordinasi langsung dengan Pimpinan PT. Panji Anugerah Sejahtera (PAS) selaku distributor gas LPG, dalam WAG itu Kadis Gabriel juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina.

Dari hasil koordinasi dengan pihak Pertamina diketahui bahwa gas LPG sedang dalam proses pengiriman menuju Labuan Bajo.

“Kapal Express Mas yang mengangkut gas LPG sedang dalam perjalanan. Estimasi tiba di Labuan Bajo, besok, Rabu, 06 Mei 2026,” tulis Kadis Gabriel.

Adapun rincian jumlah pengiriman tabung gas yang akan segera tiba, sebagaimana informasi yang ia terima, adalah : tabung 5.5 kg sebanyak 150, tabung 12 kg sebanyak 126 dan tabung 50 kg sebanyak 120.

Terkait kelangkaan gas LPG ini, Pemkab Mabar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Manggarai Barat, telah mengambil sikap sejak pertengahan bulan April 2026, atau sejak awal masalah kelangkaan gas LPG.

Melalui surat tertanggal 14 April 2026, dengan nomor : DISDAGRIN/500.2/39/IV/2026, perihal Tanggapan dan Penegasan Koordinasi Distribusi LPG, yang ditujukan kepada pimpinan PT. PAS selaku distributor, Kadis Gabriel menegaskan bahwa ketersediaan LPG merupakan kebutuhan strategis yang berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi daerah, masyarakat serta keberlangsungan sektor pariwisata dan usaha di wilayah Labuan Bajo.

“Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengharapkan perhatian dan komitmen Saudara untuk memastikan distribusi LPG tetap berjalan secara proporsional, berkeadilan, dan tidak terfokus pada sektor tertentu saja. Dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat umum dan pelaku UMKM,” tulis Kadis Gabriel pada surat itu.

Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan kondusifitas daerah, Kadis Gabriel meminta distributor agar penyaluran LPG dilakukan secara lebih seimbang antar segmen pengguna, termasuk masyarakat dan usaha kecil.

Kadis Gabriel juga menegaskan kepada distributor untuk menyampaikan laporan posisi stok dan realisasi distribusi secara berkala kepada Pemkab Mabar melalui Dinas Perindag, dan berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan instansi terkait terus ditingkatkan guna mengupayakan tambahan pasokan.

“Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, kondisi ini dapat dikelola secara bijak tanpa menimbulkan gejolak di masyarakat maupun gangguan pada aktivitas ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat siap memfasilitasi koordinasi lebih lanjut apa bila diperlukan,” tulis Kadis Gabriel dalam suratnya itu.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments