Penulis : Gonsalez, Sebinus dan Gery
Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Tamu pemerintah dari berbagai daerah di tanah air, datang silih berganti ke Labuan Bajo. Tujuan utama mereka : kunjungan kerja. Kedatangan para tamu ini selalu disambut hangat oleh Bupati Manggarai Barat bersama unsur Forkopimda.
Teranyar, tamu pemerintah yang datang ke Labuan Bajo adalah Bupati Kampar Provinsi Riau, Ahmad Yuzar dan Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko. Bupati Yuzar dan Kapolda Rudi secara resmi disambut oleh Pemkab Manggarai Barat di Labuan Bajo pada Kamis (31/07/2025).

Bupati Yuzar bersama rombongan diterima oleh Bupati Edistasius Endi, Wakil Bupati dr. Yulianus Weng, Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Rikardus Jani, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Stefanus Jemsifori, Kaban Bappeda, Peter A. Rasid, Kadis Perdagangan dan Perindustrian, Gabriel Bagung dan Kadis Pertanian dan Holtikultura, Laurensius Halu, di ruang kerja Bupati.
Kunjungan Bupati Kampar bersama rombongan ini dalam rangka koordinasi peningkatan dan pengelolaan ekonomi kreatif dan pangan berbasis pertanian dengan fokus pada pelestarian budaya lokal untuk peningkatan kesejahteraan Masyarakat.
Bupati Edi pada kesemapatan itu mengenalkan pariwisata di Labuan Bajo yang terus berkembang, sejak masuk dalam kategori New Seven Wonder sampai dengan penetapan 5 destinasi pariwisata.
Perkembangan itu, kata Bupati Edi, terjadi karena kerja kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, sehingga Labuan Bajo menjadi pariwisata super prioritas.
Sementara itu, Bupati Kampar, Amad Yuzar, menyampaikan terima kasih atas penyambutan itu, sekaligus menjelaskan tujuan kedatanganya ke Labuan Bajo.
“Kami ingin belajar secara langsung, berdiskusi, dan menggali praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di sini, agar dapat kami aplikasikan di Kabupaten Kampar,” ujar Bupati Ahmad.
Kabupaten Kampar, kata Bupati Ahmad, memiliki kekayaan alam dan sejarah yang menarik, termasuk Candi Muara Takus, Air Terjun Guruh Gemurai, dan berbagai situs budaya lainnya, tetapi pengelolaannya belum bisa dikatakan maksimal. Meskipun memiliki potensi yang besar, namun masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi.
Kunjungan Kapolda NTT
Setelah menerima Bupati Kampar bersama rombongan, pada hari yang sama, Bupati Edi juga menerima kunjungan Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.

Bupati Edi menyambut kehadiran Kapolda Rudi beserta rombongan di ruang VIP Bandar Udara Internasional Komodo, Labuan Bajo. Dalam penyambutan itu, Bupati Edi hadir bersama unsur Forkopimda setempat, seperti Kapolres Mabar AKBP Cristian Kadang, S.I.K. Danlanal Labuan Bajo, Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djaja Saputra, Danramil 1612-02/Komodo Lettu Inf Gede Budi Ardhana, Danpos AU Letda Pom Widyanto.
Selain itu hadir pula Para Pejabat Utama (PJU) Polres Mabar, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Wisnu Sanjaya, S.H., Ketua Ormas PMBB Obet Hormat, Ketua Bhayangkari Res Mabar Ibu Keken Kadang, dan Kabag Prokopim kabupaten Manggarai Barat Theo Landi.
Sedangkan Kapolda Rudi hadir bersama sejumlah ‘petinggi’ di Kapolda NTT, seperti Ketua Bayangkari Polda NTT Ny. Vily Rudi Darmoko ,Dirreskrimsus Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan, S.I.K., M.H., Ibu Dirreskrimsus Ny. Kiky Hans R. I. , Dirpolairud Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H. , Ibu Dirpolairud Ny. Ose Irwan Nasution, Pamen Polda NTT Kompol M. Ichwan Nugraha, S.I.K., M.Si.,Koorspripim Kompol Andrew Kilapong, S.E., M.E. ,Adc Kapolda Brigpol Ardiansyah Abdurrahman, S.H., M.H. , Adc Ibu Kapolda Bripda Mila Amaliyah dan 2 orang staf Polda.
Kapolda Rudi berada di Labuan Bajo selama empat hari (31 Juli–3 Agustus 2025) untuk menjalankan sejumlah agenda seperti memberikan arahan kepada personel Polres Mabar dan Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, meninjau Kantor Polres Baru di Kampung Ujung, serta serangkaian kunjungan wisata ke destinasi unggulan Labuan Bajo seperti Pulau Padar, Long Beach, dan Pulau Komodo.
Belum lama ini, pemerintah Kabupaten Manggarai Barat juga menerima kunjungan kerja dari Komisi II dan Komisi VII DPR-RI, Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Utusan Khusus Presiden bidang Pariwisata, Zita Anjani, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, Wakil menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widyaputri, Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam.***


