Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniSituasi Dunia Tak Menentu, Bupati Edi Beri Peringatan Dini Kepada Seluruh ASN...

Situasi Dunia Tak Menentu, Bupati Edi Beri Peringatan Dini Kepada Seluruh ASN di Mabar

Penulis : Gonsalez dan Rafika 
Editor : Ferdy Jemaun 
Foto : Nina/Prokopim

Labuan Bajo, InfoMabar,- Birokrasi di Manggarai Barat tidak boleh lagi bekerja dalam ‘gelembung’ yang nyaman. Sebab situasi dunia saat ini, memiliki dampak berantai yang nyata terhadap ketersediaan logistik dan ketahanan fiskal daerah.

Sebuah peringatan penting di sampaikan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menggema di lapangan upacara Kantor Bupati Manggarai Barat, untuk seluruh ASN yang menjadi peserta Apel Kekuatan, Senin (30/03/2026) pagi. Pesannya sangat mendalam, yakni terkait ketidakpastian dunia yang mulai ‘mengetuk pintu’ daerah.

Asisten dan seluruh pimpinan OPD saat mendengarkan arahan Bupati Edi. (Foto : Nina/Prokopim)

Di hadapan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan seluruh jajaran ASN, Bupati yang akrab disapa Edi Endi ini menegaskan bahwa stabilitas logistik dan keuangan daerah kini berada di bawah bayang-bayang situasi global yang sulit diprediksi.

Bupati Edi menekankan bahwa birokrasi tidak boleh lagi bekerja dalam “gelembung” yang nyaman. Situasi dunia saat ini, menurutnya, memiliki dampak berantai yang nyata terhadap ketersediaan logistik dan ketahanan fiskal daerah.

“Kita harus peka membaca situasi kekinian dan situasi global yang akan berimplikasi kepada logistik. Ini perhatian serius. Kalau situasi global masih seperti ini dan kita tidak peka, maka kita harus siap-siap dengan risiko yang akan kita tanggung,” tegasnya dengan nada bicara yang penuh penekanan.

Salah satu poin krusial yang disorot Bupati adalah efektivitas kerja. Ia memberikan teguran keras bagi aparatur yang tidak fokus pada tanggung jawab utamanya, terutama dalam penyelesaian program-program strategis.

Ia mencontohkan fenomena pegawai yang ditugaskan menyelesaikan pekerjaan di kantor, namun justru berada di luar daerah tanpa urgensi yang jelas.

“Jangan sampai ada orang yang ditugaskan secara khusus untuk menyelesaikan pekerjaan, tiba-tiba ada di Papua, ada di Sulawesi,” tegasnya, seraya menambahkan agar seluruh ASN dapat fokus total pada percepatan kegiatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Staf dari Dinas PKO yang menjadi Petugas Apel. (Foto : Nina/Prokopim)

Menurut Bupati Edi, memasuki pertengahan tahun, tantangan administratif sudah menanti. Laporan Evaluasi Program Strategis Nasional dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dijadwalkan pada Juni dan Juli mendatang. Bagi Bupati Edi, kunci agar Manggarai Barat tidak “bablas” hanya satu, yakni ketersediaan data.

“Lagi-lagi, cara kerja kita sudah harus mulai berubah. Kalau kita masih tidak menggunakan data, saya kira akan bablas. Mari kita percepat pelaksanaan kegiatan, karena kita tidak pernah tahu kondisi global ke depan seperti apa,” pungkasnya menutup arahan.

Apel kekuatan ini menjadi momentum pengingat bagi seluruh ASN di Manggarai Barat bahwa profesionalisme bukan lagi pilihan, melainkan perisai utama dalam menghadapi badai ekonomi global yang kian mendekat.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments