Senin, Agustus 17, 2026
BerandaBerita TerkiniFGK Maria Assumpta Nusantara, Paguyuban Multy Etnis Jadi Peserta Carnaval Budaya

FGK Maria Assumpta Nusantara, Paguyuban Multy Etnis Jadi Peserta Carnaval Budaya

Sekda Fransiskus saat melepas oeserta Carnaval Budaya Maria Assumpta Nusantara. (Foto : Bion)

Penulis: Sebinus 
Editor: Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Puluhan Paguyupan Multy Etnis yang ada di Labuan Bajo, turut meramaikan Carnaval Budaya yang digelar sebagai bagian dari perhelatan Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026. 

Karnaval budaya ini dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus S. Sodo, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Festival Golo Koe 2026 di depan Kantor Dinas Cipta Karya, Tata ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (12/8/2026).

Peserta Carnaval Maria Assumpta Nusantara. (Foto : Bion)

Sebanyak 39 kelompok peserta ambil bagian dalam pawai karnaval budaya ini. Para peserta terdiri dari kelompok paguyuban multy etnis yang ada di Labuan Bajo, mulai dari etnis Jawa, Bali, Sumba, Timor, Alor, Lembata hingga kelompok etnis lokal Manggarai.

Selain kelompok paguyupan multy etnis, para peserta carnaval juga merupakan utusan dari sejumlah sekolah, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MAN, utusan Instansi vertikal, LSM, organisasi masyarakat, utusan Organisasi Perangkat Daerah hingga utusan dari paroki dalam wilayah Keuskupan Labuan Bajo.

Berbagai kreasi ditampilkan dalam karnaval, di antaranya kreasi busana daerah, pakaian adat nusantara, fashion show, drum band, parade, tari kreasi, caci, serta yel-yel dan lagu.

Rute karnaval dimulai dari Kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, melewati Jalan Soekarno Hatta, dan berakhir di Waterfront City, yang menjadi pusat kegiatan Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026.

Sekda Fransiskus dalam pelepasan peserta karnaval budaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok dan paguyuban yang ikut memeriahkan carnaval budaya ini.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama Keuskupan Labuan Bajo melepas karnaval budaya ini dengan riang gembira. Mari Kita hitung mundur, sama-sama: 5… 4…3…2…1…,” ujar Sekda Fransiskus, melepas oeserta carnaval, disambut sorak para peserta.

Karnaval budaya ini menjadi salah satu ajang untuk menampilkan kekayaan budaya dan semangat toleransi hidup bermasyarakat di Labuan Bajo khususnya dan Manggarai Barat umumnya.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments