Penulis: Sebinus Editor : Ferdy Jemaun
Sano Nggoang, InfoMabar,- Apel Hari Pramuka, bukan hanya sekedar peringatan dan berkemah bersama di alam terbuka, tetapi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur kepramukaan tentang kedisiplinan, kemandirian, keberanian, tanggung jawab, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng saat memimpin apel peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Manggarai Barat yang berlangsung di Bumi Perkemahan Lapangan Bola Sepak Desa Golo Mbu, Kecamatan Sano Nggoang, Jumat (14/8/2026).

Upacara ini menjadi puncak kegiatan perkemahan yang telah berlangsung selama dua hari di kecamatan tersebut.
Mengawali sambutannya, Wabup Yulianus mengajak seluruh peserta bersyukur kepada Tuhan karena dapat berkumpul di Bumi Perkemahan Desa Golo Mbu.
“Tema kegiatan Pramuka tahun ini adalah _Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Hari Pramuka bukan hanya sekedar peringatan dan berkemah bersama di alam terbuka, tetapi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur kepramukaan tentang kedisiplinan, kemandirian, keberanian, tanggung jawab, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ujar Wabup.
Ia menekankan bahwa anggota Pramuka tidak cukup hanya pandai tentang tali temali, mendirikan tenda, atau berkemah. Lebih dari itu, seorang Pramuka harus menunjukkan sikap dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.
“Pramuka harus menjadi pribadi yang disiplin, jujur, rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, sayang kepada sesama, menjaga lingkungan, dan tekun beribadah,” tegasnya.
Menyongsong Indonesia Emas 2045, Wabup mengajak seluruh jajaran Pramuka di Manggarai Barat untuk melakukan kreativitas di bidang pertanian, peternakan, serta mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan dan lahan tidur lainnya.
“Gerakan Pramuka harus hadir nyata di tengah masyarakat, membuktikan bahwa kaum muda dari barisan Pramuka siap mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan lokal di daerah masing-masing,” lanjutnya.
Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ibu Yovita Dewi Suryani, seluruh Kwarcab, Kwaran, dan Gugus Depan yang berperan aktif dalam perkemahan ini. Apresiasi juga disampaikan kepada Camat Sano Nggoang, Kepala Desa Golo Mbu, kepala sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh pihak yang menjadi tuan rumah.
Dalam kesempatan itu, Wabup menyampaikan kabar gembira. Sebanyak 32 orang Pramuka Penggalang terbaik dari Manggarai Barat sedang mengikuti upacara HUT Pramuka dan pembukaan Jambore Nasional ke-12 di Cibubur, Jakarta.
“Selain itu, pada Jambore Daerah ke-10 NTT di Kupang, kontingen Pramuka Manggarai Barat meraih Juara 2 pada lomba Pentas Seni dari 17 kabupaten peserta. Aplaus untuk anak-anak kita,” ucapnya bangga.
Mengakhiri sambutannya, Wabup Yulianus menyampaikan 4 poin sebagai pesan :
- Perkuat struktur kelembagaan dari Gugus Depan hingga Kwarcab dan Satuan Karya.
- Pegang teguh Tri Satya dan Dasa Dharma dalam pembentukan karakter dan life skill.
- Bersama pemerintah memberantas narkoba, miras, tawuran, pergaulan bebas dan hal lain yang menghambat generasi emas 2045.
- Jadilah generasi yang produktif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Selamat peringatan Hari Pramuka ke-65 dan selamat memperingati HUT RI ke-81. Semoga kalian Pramuka, tetap Pramuka. Sekali Pramuka tetap Pramuka. Sekali Merdeka tetap Merdeka. Salam Pramuka!” tutup Wabup.
Upacara dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Manggarai Barat, Ketua Kwarcab Pramuka Manggarai Barat, Camat Sano Nggoang, Kapolsek, Danramil, para Kepala Desa se-Kecamatan Sano Nggoang, kepala sekolah SD hingga SMA/SMK/MTs se-kecamatan, para guru, pembina Pramuka, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota Pramuka peserta perkemahan.***


