Penulis: Gonsalez dan sabinus Abel Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Pentas Caci yang melibatkan siswa sekolah menengah atas dalam kota Labuan Bajo menjadi salah satu agenda Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026 pada hari ke-4. Uskup Labuan Bajo, YM. Mgr. Maksimus Regus dan Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, turut tampil pada pembukaan kegiatan Caci itu.
Dalam rangka menyemarakkan Festival Golokoe Maria Asumpta Nusantara tahun ke-5, panitia menggelar Pentas Caci Kolosal di Lapangan SMAK Loyola Labuan Bajo, Rabu (13/8/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian hari keempat Festival Golokoe yang telah dimulai sejak pembukaan pada 10 Agustus 2026 lalu, sebelum puncak perayaan Misa Akbar pada 15 Agustus 2026 di Waterfront City.
Pentas caci kolosal tahun ini melibatkan dua siswa sekolah di Labuan Bajo, yaitu SMKS Stela Maris Labuan Bajo sebagai tuan rumah, dan SMAN 3 Komodo Labuan Bajo sebagai tamu undangan atau dalam Bahasa Manggarai disebut ‘Meka Landang’.
Ratusan penari dari kedua kubu tampil bersamaan di atas arena, sehingga suasana nampak meriah dan megah. Para pemain Caci dari 2 kubu saling bergantian menyerang menggunakan pecut atau cambuk dan menangkis dengan perisai dari kulit kerbau. Gerakan tersebut menggambarkan keberanian, kejantanan, sportivitas, dan rasa persatuan masyarakat Manggarai.
Selain pertarungan, kedua kubu juga menampilkan seni tari atau seni (kelong), lagu adat (dere/nenggo), serta bait-bait pantun dan syair puitis. Isinya berupa sanjungan, sejarah diri, hingga tantangan yang diungkapkan pemain caci sebelum atau di sela-sela pertarungan atau yang disebut paci/raik (dalam bahasa Manggarai).
Pentas caci kolosal dimulai pukul 09.00 WITA dan berakhir pukul 15.00 WITA. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng dengan Uskup Labuan Bajo Mgr. Makimus Regu, dengan melakukan pukulan pembuka (paki reis) , Vikjen Keuskupan Labuan Bajo, perwakilan unsur Forkopimda, serta undangan lainnya.
Antusiasme penonton terlihat sejak pagi. Pelajar dari berbagai sekolah di Labuan Bajo dan masyarakat sekitar memadati tribun Lapangan SMAK Loyola untuk menyaksikan kekayaan budaya khas Manggarai ini.
Pentas Tari Caci Kolosal menjadi salah satu sorotan utama dalam agenda Festival Golokoe di Labuan Bajo. Pertunjukan yang masuk dalam daftar Top 10 KEN (Kharisma Event Nusantara) ini sukses menarik perhatian ribuan pengunjung dan wisatawan.
Atraksi budaya yang dibawakan ratusan siswa-siswi SMKS Stela Maris dan SMAN 3 Komodo ini menyajikan tarian perang dan adu ketangkasan cambuk khas Manggarai yang sarat nilai sportivitas, persaudaraan, dan rasa syukur.
Festival Golokoe Maria Asumpta Nusantara 2026 menjadi wadah untuk merawat budaya lokal sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam masyarakat.***


