
Penulis : Gonza/Gery Baha Editor : Hans

Labuan Bajo, infomabar – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) pada Januari 2026 tidak menyelenggarakan acara Natal dan Tahun Baru Bersama ( Nataru) seperti tahun – tahun sebelumnya. Sebagai penggantinya dana Nataru dialihkan untuk bantu korban bencana. “Kami seharusnya mengadakan acara Natal dan Tahun Baru bersama seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, khusus tahun ini, semua sepakat untuk membatalkannya mengalihkan dananya untuk membantu sesama yang terkena musibah dan saudara-saudara kita di panti-panti,” ujar Wakil Bupati dr. Yulianus Weng diruang kerjanya, Kamis ( 22/1) 2026.
Dana yang dihimpun dari sumbangan sukarela para pegawai pemkab Mabar nantinya disalurkan kepada 10 kepala keluarga (KK) korban kebakaran dan 6 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). . LKS Rumah Perlindungan Anak,
MOP, CottongNae, LKS Pakem SLB , Tambigul Lamtoro dan
Binongko.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000 untuk setiap KK korban kebakaran, serta paket sembako untuk 6 LKS dalam kota Labuan Bajo.
Penyerahan bantuan untuk 10 kk dilakukan oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, di Ruang Rapat Bupati.
” Meski nilainya tidak besar namun ini sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah musibah yang dialami masyarakat.
Ini murni dari ketulusan hati.
Saya harap bantuan yang tidak seberapa ini dapat diterima dan dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Weng juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Ia secara khusus mengingatkan agar berhati-hati dengan pohon kapuk yang mudah terbakar dan tinggal di daerah rawan, seperti bantaran sungai.
“Kalau ada pohon besar seperti kapuk yang tidak berguna, hati-hati. Ingatkan juga tetangga yang tinggal di dekat bantaran sungai. Laporkan segera ke desa jika ada kejadian, agar tim kami bisa langsung turun,” pesannya.


