Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Untuk memastikan seluruh proses pelayanan pasien, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, tindakana medis hingga pelaporan dapat berjalan secara terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik, maka manajemen SRUD Komodo, siap menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS).
Plt Direktur RSUD Komodo, Paulus Ndarung, dalam release yang diterima InfoMabar Senin (13/04/2026) sore menjelaskan bahwa penerapan SIM-RS itu diawali dengan kegiatan Onsite Training yang berlansung di RSUD Komodo, Senin (13/4/2026).

Kegiatan Onsite Training ini menghadirkan tim teknis dari Periksa.ID sebagai mitra resmi dalam pengembangan dan implementasi sistem informasi manajemen di RSUD Komodo dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unit pelayanan di lingkungan rumah sakit.
Paulus Ndarung, dalam sambutanya saat membuka Kegiatan itu menjelaskan bahwa kegiatan Onsite Training ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di RSUD Komodo. Sebab tidak hanya sistem yang dibangun tetapi juga memastikan kesiapan seluruh tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan.
Diakui Paulus bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan terintegrasi. SIM_RS menjadi salah satu pilihan.
Melalui sistem ini, pihaknya ingin memastikan bahwa seluruh proses pelayanan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, tindakan medis hingga pelaporan dapat berjalan secara terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik.
Terkait kehadiran langsung tim teknis dari Periksa.ID dalam Kegiatan itu, kata Paulus, merupakan kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan secara optimal. “Selama kurang lebih dua minggu ini, kita memiliki kesempatan untuk berdiskusi secara langsung, praktik di lapangan, dan menyelesaikan berbagai kendala yang mungkin selama ini kita hadapi,” lanjutnya.
Ia berharap implementasi SIM-RS dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Harapan kami, sistem ini benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi RSUD Komodo, serta mampu meningkatkan mutu layanan kesehatan yang kita berikan kepada masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, perwakilan Periksa.ID, Putra Gemilang, menhyatakan ketegasanya untuk mendampingi RSUD Komodo dalam seluruh proses implementasi SIM-RS. Sebab kehadiran mereka bukan hanya sebagai penyedia sistem, tetapi sebagai mitra yang akan mendampingi RSUD Komodo dalam proses transformasi digital ini.
Putra Gemilang juga mengakui bahwa sistem yang dikembangkan ini sudah dirancang fleksibel dan tidak akan mengganggu pelayanan yang sudah berjalan.
“Sistem kami dirancang mengikuti alur kerja rumah sakit, bukan sebaliknya. Jadi pelayanan tetap berjalan seperti biasa, hanya saja menjadi lebih terdokumentasi dan terintegrasi, sebab sistem SIM-RS itu telah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu tenaga medis dalam pengisian rekam medis.
“Kami menggunakan teknologi AI untuk membantu proses penginputan data, terutama bagi dokter yang memiliki keterbatasan waktu. Ini akan mempermudah dan mempercepat pencatatan tanpa mengurangi akurasi,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa sistem juga dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk ponsel.
Dalam pelaksanaan pelatihan yang dijadwalkan selama dua minggu kedepan, tim Periksa.ID akan menggunakan pendekatan langsung di setiap unit layanan rumah sakit. Mereka akan turun langsung ke masing-masing instalasi untuk melihat alur kerja dan menyesuaikan sistem dengan kebutuhan di lapangan.
Ditegaskannya bahwa keberhasilan implementasi SIM-RS sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak di rumah sakit. Secanggih apa pun sistemnya, kunci keberhasilannya tetap ada pada pengguna.
“Oleh karena itu, kami berharap ada komitmen bersama untuk menjalankan sistem ini secara konsisten,” tutupnya.***


