Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama KORPRI tingkat Kabupaten Manggarai Barat tahun 2026, diputuskan untuk ditiadakan. Anggaran yang telah disediakan untuk menggelar perayaan itu dialihkan untuk memberi sumbangan kepada para korban bencana.
Demikian keputusan yang diambil pada rapat persiapan Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama Korpri tingkat Kabupaten Manggarai Barat, yang berlangsung di Aula Setda Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (12/01/2026) pagi.

“Sebagai bentuk empati kita kepada para korban bencana, sebaiknya perayaan Natal dan tahun baru bersama tahun ini kita tiadakan,” jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, yang memimpin langsung rapat itu.
Walau perayaan natal bersama ditiadakan, lanjut Sekda Fransiskus, aksi natal tetap dilangsungkan. Aksi natal itu dapat berupa aksi sosial dalam bentuk pemberian sumbangan kepada para keluarga yang sangat membutuhkan, secara khusus mereka yang menjadi korban bencana.
Tapi penjelasan itu, lanjut Sekda Fransiskus, hanya sebagai wacana. Para peserta rapat kemudian dimintai masukan terkait wacana itu.
Ketika dimintai pendapat, semua para peserta rapat menyetujui wacana itu, bahwa perayaan natal dan tahun baru bersama Korpri tahun 2026 ini ditiadakan, dan digantikan dengan menggelar aksi natal, dengan memberikan sumbangan kepada para keluarga korban bencana, baik bencana alam, bencana sosial, maupun bencana dalam bentuk lainnya.
Kepada para peserta, Sekda Fransiskus juga meminta pendapat terkait besaran sumbangan yang akan diberikan kepada para korban.
Semua peserta memberikan pendapat. Sebagian besar sepakat dengan angka 75 juta rupiah.
Setelah semua peserta sepakat dengan angka 75 Juta Rupiah, Sekda Fransiskus kemudian melimpahkan penentuan sasaran kepada Kepala Dinas Sosial, Kepala Satpol PP dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSMD).
“Nanti sasaran diatur oleh Dinsos, Satpol PP dan BKPSMD. Paling lambat hari Kamis, tanggal 15 Januari 2026, bantuan harus sudah diserahkan,” kata Sekda Fransiskus.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Pinto Salvador, ketika memberi pendapat pada kesempatan itu memberi penegasan bahwa bantuan yang akan diberikan ini tidak bersumber dari APBD, tetapi murni sumbangan anggota Korpri. Penegasan ini penting, agar masyarakat tidak salah tafsir.***


