Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniMenteri PPMI Kunjungi SMKN 1 Labuan Bajo, Tekankan Pentingnya Migrasi Aman dan...

Menteri PPMI Kunjungi SMKN 1 Labuan Bajo, Tekankan Pentingnya Migrasi Aman dan Kompeten

Penulis: Mathildis Riberu dan Gery Baha || Editor : Tian Candra

Labuan Bajo, Info Mabar – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/8/2025).

Setibanya di Bandara Komodo, Menteri Abdul Kadir Karding disambut Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rombongan kemudian melanjutkan agenda ke SMKN 1 Komodo.

Tiba di lokasi, Menteri disambut secara adat Manggarai dengan prosesi Tuak Curu dan Manuk Kapu, diiringi tarian daerah Tiba Meka dan pertunjukan Caci oleh para siswa.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding di damping Wakil Bupati Yulianus Weng kunker ke SMKN 1 Labuan Bajo dan diterima dengan Tarian Tiba Meka. (Foto: Tildis)

Agenda utama kunjungan ialah kuliah umum bertema “Migran Kompeten, Migran Aman: Dari Vokasi untuk Dunia” yang berlangsung di Aula SMKN 1 Labuan Bajo. Kegiatan ini dihadiri ratusan siswa, guru, unsur Forkopimda dan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam paparannya, Menteri Karding menekankan pentingnya pendidikan vokasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menjadi pekerja migran kompeten, aman, dan terlindungi secara hukum di luar negeri.

“Terima kasih atas sambutannya. Hari ini saya bangga hadir di SMKN 1 Labuan Bajo, sekolah yang berperan penting menyiapkan anak-anak muda Manggarai Barat untuk masa depan,” ujar Menteri Karding.

Ia juga mengapresiasi Pemkab Manggarai Barat yang telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan membentuk Satuan Tugas TPPO.

“Langkah ini sejalan dengan semangat kami di Kementerian P2MI. Kami hadir untuk melindungi agar generasi muda yang ingin bekerja ke luar negeri bisa berangkat secara legal, terampil, dan aman,” tegasnya.

Para Siswa serius mendengarkan Kuliah Umum Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding . (Foto: Tildis)

Menurutnya, bekerja di luar negeri bukan sekadar mencari gaji, tetapi menyangkut jaminan masa depan dan keselamatan anak bangsa.

Wakil Bupati Yulianus Weng dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Menteri di tengah padatnya agenda nasional. Ia juga memaparkan bahwa Pemkab Manggarai Barat telah mengirim surat resmi kepada Menteri BP2MI pada 11 Maret 2025, berisi permohonan pembukaan kembali Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Labuan Bajo.

Permintaan itu didukung kesiapan fasilitas daerah, seperti kantor Imigrasi dan penerbangan internasional langsung ke Singapura dan Malaysia dari Bandara Komodo.

Selain itu, Manggarai Barat telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2000 tentang Pencegahan dan Penanganan Masalah Perdagangan Orang, serta membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan TPPO berdasarkan SK Bupati Nomor 155 Tahun 2025.

Kunjungan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem migrasi yang aman, terencana, dan berpihak pada perlindungan pekerja migran Indonesia, khususnya generasi muda lulusan pendidikan vokasi.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments