Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniLepas Kontingen WMSJ 2025 ke Jakarta, Sekda Mabar : Jaga Nama Baik...

Lepas Kontingen WMSJ 2025 ke Jakarta, Sekda Mabar : Jaga Nama Baik Pariwisata Mabar

Penulis : Sebinus Abel dan Matildis Riberu 
Editor  : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, melepas kontingen World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 ke Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Kepada para peserta, pesan disampaikan, agar menjaga nama baik Manggarai Barat sebagai daerah tujuan wisata.

Pelepasan kontingen WMSJ 2025 itu, berlangsung di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis (04/09/2025) pagi.

Sekda Fransiskus (tengah) saat foto bersama Kontingen dan pengurus Pramuka Manggarai Barat. (Foto : Tildis)
Sekda Fransiskus (tengah) saat foto bersama Kontingen dan pengurus Pramuka Manggarai Barat. (Foto : Tildis)

Sekda Fransiskus melepas kontingen ini atas nama Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam kapasitasnya selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Manggarai Barat.

World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 adalah pertemuan internasional pramuka muslim yang ke-33, tapi baru pertama kali digelar di Indonesia, yakni di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, dari 9 hingga 14 September 2025, dan diikuti oleh perwakilan dari 25 negara di dunia.

Ajang ini, diselenggarakan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor, bertujuan untuk membangun ukhuwah Islamiyah, persaudaraan, kepemimpinan, dan karakter pemuda Muslim dari berbagai negara di dunia.

Untuk mengikuti kegiatan ini, Manggarai Barat mengutus para siswa dari MAN Labuan Bajo, yakni 16 peserta, dengan rincian 2 pembina, 7 peserta laki laki dan 7 peserta perempuan.

Saat melepas kontingen WMSJ 2025 ini, Sekretaris Fransiskus mengaku bangga, sebab Manggarai Barat terpilih sebagai salah satu daerah yang diminta untuk menghadiri kegiatan ini.

Oleh karena itu, Sekda Fransiskus menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat penting yang dilakukan sekali dalam seumur hidup, untuk berkumpul, bergabung, berlatih  bersama anak muslim dari 25 negara lain.

“Tidak semua orang punya kesempatan yang sama seperti adik-adik. Jadi manfaatkan momentum ini dengan sebaik mungkin,” ujarnya seraya berpesan agar para peserta dapat menjaga kekompakan dan  saling mengingatkan ketika ada teman yang kurang disiplin.

“Perlu saling mengingatkan  supaya nama baik Kabupaten Manggarai Barat, apalagi kita berasal dari daerah tujuan wisata strategis nasional  jadi kebanggaan itu menjadi bagian yang melekat  dalam diri adik-adik yang harus dijaga,” ujar Sekda Frans.

Selain itu Sekda Fransiskus juga berpesan untuk disiplin dan menjaga kesehatan. Sebab diyakininya, rangkaian kegiatan ini sangat padat.

“Jadi, saya berharap tetap jaga Kesehatan. Tidur malam kalau di kesempatan istirahat  kemudian minum secukupnya, makan makanan yang bergizi yang pantas dan layak, supaya adik-adik bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik,” ujarnya.

Sekda Frans  mengingatkan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan jangan lupa membangun relasi, jejaring dan pertemanan dari 25 negara selama mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Manggarai Barat, Yovita Dewi Suryani, dalam sambutannya mengatakan WMSJ Indonesia 2025 merupakan kegiatan Jambore internasional luar biasa, yang dikhususkan untuk Insan Pramuka yang beridentitas muslim, dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan, menjalin kerjasama  dengan negara-negara lain.

Ketua Kwarcab Pramuka Manggarai Barat, Yovita Dewi Suryni, saat menyampaikan sambutan. (Foto : Tildis)
Ketua Kwarcab Pramuka Manggarai Barat, Yovita Dewi Suryni, saat menyampaikan sambutan. (Foto : Tildis)

Menurutnya, yang paling penting ialah dengan ilmu Islami dalam kepramukaan bisa mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter yang akan menjadi pemimpin di masa depan.

“Mulai dari Kamabigus, Pembina sampai kepada adik-adik peserta yang luar biasa  kami ucapkan terima kasih banyak untuk keaktifannya. Ini suatu hal yang perlu diapresiasi dan  menjadi contoh  untuk gudeg-gudeg lainnya yang ada di Manggarai Barat,” pungkasnya.

Selanjutnya, dilakukan pelepasan, dengan symbol penyerahan bendera Kontingen oleh Sekretaris Fransiskus kepada Ketua KwarCab Yovita dan diteruskan kepada Pimpinan Kontingen.

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan ini Asisten Administrasi Umum, Aloysius Lahi, sejumlah anggota DPRD Manggarai Barat, sejumlah pimpinan OPD, Mabigus Manggarai Barat,Para Pembina Pramuka, serta orang  tua peserta Jambore.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments