Penulis : Sebinus Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Kementerian Pertanian RI Bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah siapkan 100 truk bantuan yang akan disalurkan kepada para korban bencana gempa bumi Flores. Seluruh bantuan itu sedang dalam perjalanan.
Demikian disampaikan Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI, Brigjen TNI (Purn.) Ito Hediarto bersama Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI dan Deputi Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama tim, yang meninjau langsung Posko Bencana Alam dan Tsunami di BPBD Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Senin, (18/8/2026) sore.

Kunjungan rombongan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus S. Sodo.
Dalam pertemuan itu, Brigjen (Purn.) Ito menyampaikan komitmen Kementerian Pertanian untuk menyalurkan bantuan besar-besaran bagi korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 SR di Flores.
“Pak Menteri Pertanian akan memberikan sampai 100 truk bantuan ke Flores. Tapi dalam perjalanan. Mungkin nanti ambilnya dari Surabaya, nanti kita lanjutkan lagi untuk menjadi bantuan dari Kementerian dan Badan Pangan Nasional,” jelasnya.
Untuk tahap awal 1-2 hari ke depan, ditargetkan maksimal 20 truk terlebih dahulu. Truk-truk tersebut akan diisi penuh dengan makanan cepat saji, minuman, dan beras Bulog yang sudah tersedia di posko.
“Kita maksimalkan untuk makanan cepat saji, minuman. Ke depan kita akan lengkapi juga dengan beras. Berapapun yang ada, kita malam ini sampai besok, kita cari, kita masukkan, kita beli untuk kita tempatkan di sini,” ujar Brigjen Ito.
Ia juga membahas strategi pendistribusian bantuan ke wilayah-wilayah sulit dijangkau. Salah satunya ke Kecamatan Reo yang ditempuh 3,5 jam perjalanan darat dari Labuan Bajo.
“Truk-truk pendistribusian bantuan gempa bumi ini kalau memang ada yang bisa langsung dari Manggarai Barat, itu memang lebih bagus,” ujarnya.
Selain jalur darat, kata Brigjen Ito, disiapkan juga bantuan untuk wilayah kepulauan. “Kami sudah merencanakan untuk disiapkan pengiriman bantuan lewat pantai ke pulau yang terdampak. Ini harus bisa termasuk juga apabila ada yang membutuhkan,” tambahnya.
Untuk mendukung distribusi ke daerah terpencil, lanjut Brigjen Ito, akan dikerahkan 4 helikopter dari TNI Angkatan Darat dan Kepolisian. “Sudah tersambung dengan Wakasat, akan menggunakan heli dari Angkatan Darat,” sebutnya.
Lebih lanjut Brigjen Ito mengatakan Menteri Pertanian dalam waktu dekat akan datang ke Labuan Bajo dan direncanakan meninjau langsung lokasi terdampak bencana. Rute kunjungan dimulai dari Bandara Labuan Bajo kemudian langsung ke Kecamatan Reo selama 1 jam untuk bertemu langsung dengan masyarakat, kemudian kembali lagi ke Labuan Bajo.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Sekda Mabar Fransiskus S. Sodo menyampaikan apresiasei atas bantuan pemerintah pusat ini.
“Kami mengapresiasi bantuan dari Kementan dan Bapanas. Kami siap berkoordinasi untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang sangat membutuhkan dengan tepat sasaran,” ujarnya.
Hingga sore ini bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan ke Posko BPBD Mabar untuk selanjutnya disalurkan ke 12 kecamatan terdampak di Kabupaten Manggarai Barat.***


