Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniHUT ke-26 DWP Manggarai Barat: Perkuat Peran Perempuan dalam Mewujudkan Indonesia Emas...

HUT ke-26 DWP Manggarai Barat: Perkuat Peran Perempuan dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Penulis: Mathyldis dan Gery Baha
Editor : Tian Candra

Labuan Bajo, InfoMabar – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Manggarai Barat menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 di Aula Kantor Bupati, Kamis (11/12/2025). Acara yang mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” serta tagline #DWPmengajar: Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri ini berlangsung meriah dan sarat pesan tentang penguatan peran perempuan dalam keluarga maupun masyarakat.

Wakil Bupati Manggarai Barat saat acara pemotongan tumpeng HUT DWP ke 26. (Foto: Mathyldis)

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menyampaikan apresiasi atas kontribusi DWP dalam mendukung keharmonisan keluarga ASN yang menjadi fondasi kinerja aparatur.

“Peran strategis ibu-ibu ini pertama sebagai pendamping suami. Orang bilang, suksesnya seorang suami itu karena ada wanita hebat yang mendampingi,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta. Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan istri terhadap tugas suami dan pengelolaan keuangan keluarga yang bijak.

Wakil Bupati berharap DWP terus memperkuat kontribusi pada pengembangan UMKM, pendidikan karakter anak, serta sinergi dengan pemerintah daerah.

Acara yang dihadiri sekitar 156 peserta dari berbagai organisasi wanita, istri pensiunan ASN, dan undangan lainnya itu ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar DWP terus menjadi cahaya bagi keluarga dan masyarakat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ketua DWP Kabupaten Manggarai Barat, Fatinci Reynilda Sodo, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketangguhan keluarga menjadi fondasi masa depan bangsa.
“Indonesia Emas 2045 tidak akan lahir dari proses yang instan. Ia dibangun oleh kesabaran, kerja keras, dan ketulusan hari ini. Apa yang kita tanam dalam keluarga dan organisasi saat ini, itulah yang akan dituai negeri ini 20 tahun mendatang,” tuturnya.

Disampaikan Fatinci, tema pendidikan anak diangkat untuk memberikan relevansi lebih bagi peringatan HUT kali ini.

“Kami tidak ingin HUT DWP ke-26 ini hanya menjadi seremonial saja. Ini menjadi dasar bagi DWP untuk menyusun program ke depan, terutama program perlindungan anak. Labuan Bajo adalah kota ramah anak, maka anak-anak yang kita bimbing harus tumbuh kuat dan bertanggung jawab, bukan membawa luka batin akibat kekerasan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT DWP, Kartarina Baut, dalam laporannya menambahkan bahwa peringatan ini menjadi momentum mempertegas komitmen DWP sebagai mitra strategis pemerintah.
“Tema tahun ini sangat relevan dengan tantangan zaman di mana pendidikan menjadi pondasi utama mewujudkan Indonesia Emas 2045. DWP memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan generasi unggul,” ujarnya.

Katarina juga memaparkan berbagai kegiatan DWP Mabar sepanjang 2025, meliputi bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Di antaranya pemberian alat permainan edukatif, pelatihan olahan pangan berbahan ikan, sosialisasi pengelolaan keuangan, olahraga bersama, kunjungan ke posyandu dan panti, serta gerakan penanaman pohon.

Pada perayaan puncak HUT DWP ini juga dilaksanakan Refleksi Pendidikan yang dibawakan oleh Sr. Frederika Tanggu Hana, SSpS, Ketua Yayasan Rumah Singgah St. Theresia Mesner Perlindungan Perempuan dan Anak. Materi tersebut menyoroti tantangan remaja di era digital, tekanan sosial, serta kompleksitas pembentukan identitas diri.

Selain refleksi pendidikan, pada kesempatan sama juga disajikan materi tentang remaja di era globalisasi yang dibawakan oleh narasumber dari rumah perlindungan perempuan dan anak

Mengakhiri rangkaian acara puncak HUT DWP, dilaksanakan pemotongan tumpeng, kemudian diikuti gelar bazar produk UMKM binaan DWP yang melibatkan tujuh unit pelaksana serta partisipasi dari SLB Negeri Komodo.

 

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments