Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniFoto ASN Mabar Pesta Miras, Itu Hasil Rekayasa AI

Foto ASN Mabar Pesta Miras, Itu Hasil Rekayasa AI

Penulis : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Foto yang beredar di Medsos, bahkan jadi sumber utama berita sejumlah media, terkait ASN di Manggarai Barat yang pesta Miras pada jam kerja dan menggunakan seragam, ternyata itu hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI), yang dibuat oleh Staf Setwan Manggarai Barat, lalu dipasang di status WA, dengan maksud untuk guyon. Faktanya, foto itu saat sedang makan Mie di Kantin Setwan, bukan di Kafe, apa lagi sedang minum Miras.

Sekretaris Daerah kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo mengambil langkah cepat, menyikapi pemberitaan sejumlah situs media, terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi di Manggarai Barat, yang mengonsumsi minuman keras (miras) pada saat jam kerja, bahkan masih menggunakan seragam.

Foto hasil rekayasa AI yang dibuat oleh Staf Setwan.

Sekda Fransiskus memanggil sejumlah kepala perangkat daerah terkait, lalu memberi perintah untuk melakukan penelusuran terkait ASN dimaksud, untuk diberikan pembinaan bahkan hukuman, jika pemberitaan sejumlah situs media itu benar adanya.

Sekda Fransiskus bahkan memberi ultimatum, jika pemberitaan sejumlah situs media itu benar adanya, maka ASN dimaksud harus diberi hukuman paling berat, sebab perbuatan itu mencoreng nama baik ASN.

Hasil penelusuran diketahui bahwa ternyata pemberitaan pada sejumlah media itu tidak sesuai fakta.

Faktanya adalah pemberitaan sejumlah media itu hanya bersumber pada 1 frame foto. Foto hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI). Yang sengaja dibuat oleh salah satu ASN yang mengabdi di Sekretariat DPRD (Setwan) Manggarai Barat, Natalius Junaidi Jemadu.

Kepada InfoMabar, Rabu (11/02/2026) siang, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan, Sekretariat DPRD Kabupaten Manggarai Barat, itu mengakui bahwa rekayasa foto itu dibuatnya sebagai bahan candaan.

“Itu foto saya ambil pake HP, pada hari Selasa (10/02/2026), sekitar pukul 17.30 wita, setelah hampir seharian mengikuti rapat RDP. Saat itu saya dan teman-teman sedang makan Mie Goreng di Kantin di belakang kantor (Sekretariat Dewan, Red.),” aku Nedy, begitu ia biasa disapa.

Setelah mengambil foto, lanjut Nedy, dia iseng memberi perintah pada aplikasi Gemini AI di Google untuk merubah foto itu, mulai dari latar belakang hingga perlengkapan yang ada di atas meja, sehingga nampak seperti sedang berada di kafe.

“Saya coba memberi perintah pada AI, buatkan foto ini sedang duduk santai dan minum di kafe,” terangnya, seraya menambahkan bahwa saat itu, tidak ada kacang, gelas kopi atau bahkan botol minuman keras di atas meja, sebagaimana nampak dalam foto hasil rekayasa AI itu.

Setelah direkayasa oleh AI, lanjut Nedy, foto hasil rekayasa itu dia pasang sebagai status di WhatsApp, dengan caption ‘Rehat’.

Rupanya, foto pada status WhatsApp itulah yang di screenshot oleh sejumlah pihak, lalu disebarluaskan ke berbagai platform media sosial, hingga dijadikan sebagai sumber berita oleh beberapa situs media.

Diakui pula oleh Nedy bahwa selain 1 frame foto yang dipasang di status WhatsApp itu, dia juga mengirimkan 1 frame foto di WhatsApp Group Setwan, hasil rekayasa AI. Dalam foto yang di kirim ke WAG Setwan itu, nampak seorang temannya sedang menikmati minuman, ditemani 2 orang gadis cantik.

“Itu rekayasa AI. Saya iseng buat itu, sebab dia suami BPJS (Bapa Pulang Jum’at Sore). Aslinya tidak ada cewek di situ. Tidak ada Kopi Espreso. Apa lagi Miras. Tidak ada, Pak. Itu semua rekayasa AI,” akunya.

Kepada semua pihak, secara khusus kepada pimpinannya sebagai ASN, Nedy memohon maaf. Sebab keisengan yang dibuatnya telah menimbulkan kegaduhan.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments