Penulis : Sebinus dan Gery
Editor : Hans
Labuan Bajo – InfoMabar;- Gubernur NTT Melki Laka Lena dan LAN ( Lembaga Administrasi Negara) melalui BPSDM Provinsi NTT memberikan izin penyelenggaraan Latsar ( latihan dasar) bagi 318 CPNSD asal Kabupaten Manggarai Barat untuk mengikuti kegiatan ini di Labuan Bajo. Kebijakan strategis ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Mabar Yulianus Weng.
“Kehormatan ini mendukung efisiensi. Kalau dilaksanakan di provinsi tentu biayanya besar.Untuk itu kami menyampaikan terimakasih kepada Gubernur NTT, LAN dan BPSDM yang telah memberikan izin kepada kami menggelar kegiatan Latsar di Labuan Bajo saja, ” ungkapnya.
Hal itu disampaikanya saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang XVI Golongan II dan III Lingkup Pemkab Manggarai Barat periode 2026 di Ballroom Hotel Jayakarta Labuan Bajo , Senin (3/8/2026).
Menurutnya, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS bukan sekadar formalitas untuk mendapatkan SK persen. Peserta diminta mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan disiplin tinggi. “Jangan menganggap ini hanya formalitas untuk mendapat SK 100%. Ikuti selama 2 bulan ini dengan penuh tanggung jawab. Yang main-main kita nyatakan gagal, yang berhasil kita luluskan,” tegas Wabup Yulianus .
Kegiatan Latsar ini berlangsung sejak 3 Agustus hingga 6 Oktober 2026 di Labuan Bajo dengan metode distance learning. Dari total 451 CPNS lingkup Pemkab Mabar, 49 orang telah selesai, 82 orang hampir tuntas, dan 318 orang mengikuti Latsar gelombang XVI saat ini.
Kepada peserta, ia tekankan pentingnya disiplin selama pelatihan. Peserta dilarang main HP, keluar-masuk ruangan atau tidak fokus saat pembelajaran. “Saya tidak mau ada yang mondar-mandir, main WA, tidak dengar. Nanti setiap jam pelajaran HP dimatikan. Disiplin itu kunci sukses. Di antara kalian ini pasti ada yang jadi pengganti kami yang duduk di depan ini, jadi calon pimpinan OPD,” katanya.
Ia pun menceritakan kisah di mana peserta yang main HP saat arahan Kepala BKN melalui Zoom langsung dipindahkan ke Papua. “Ini bagian dari disiplin,” tegasnya.
Wabup Yulianus juga mengingatkan agar CPNS siap ditempatkan di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat seluas 9.600 km persegi, bukan hanya di kota.
Ia menyoroti adanya CPNS yang baru 3 bulan sudah meminta pindah melalui keluarga. “Ada yang baru CPNS 3 bulan sudah minta pindah ke kota. Saya foto, saya simpan. Nanti saya cek nilai Latsar. Kalau nilai jelek, biar lulus saya tempatkan paling jauh, biar kau rasa,” katanya tegas.
Pemerintah mengharapkan Latsar ini melahirkan ASN yang berakhlak, berdedikasi tinggi, dan siap memberikan pelayanan terbaik. “Ikuti Latsar ini dengan baik, penuh tanggung jawab dan disiplin. Siapa yang disiplin akan merasakan manfaatnya,” pungkas Wabup.
Sementara Kepala BKPSDM Thomas Faran menambahkan, 318 peserta yang sedang mengikuti Latsar ini diharapkan 100% dinyatakan lulus pada penutupan 6 Oktober 2026 .
“Pelatihan dasar ini merupakan syarat wajib bagi CPNS untuk diangkat menjadi PNS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021,” jelasnya.

Dari target peserta tahun 2026 sebanyak 451 orang, sebanyak 82 orang telah selesai mengikuti pelatihan, 49 orang telah menyelesaikan, dan 318 orang mengikuti pelatihan pola fasilitasi saat ini. Metode pembelajaran menggunakan blended learning atau daring dari masing-masing lokasi di Labuan Bajo. Thomas melaporkan bahwa dari 451 target, 3 orang mengundurkan diri. Satu orang saat pelaksanaan dan dua orang sebelum pelatihan.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas Aparatur Sipil Negara LAN RI Tri Widodo Wahyu Utomo beserta jajarannya, Plt BPSDM Provinsi NTT Flavianus Dua, Unsur Forkopimda Manggarai Barat, Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Pimpinan OPD, Kepala BKPSDM Manggarai Barat Thomas Faran beserta jajarannya, Panitia Penyelenggara kegiatan Latsar dan seluruh peserta Latsar CPNS kabupaten Manggarai Barat.


