Penulis: Tian Candra
Labuan Bajo, Infomabar – Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, melakukan kunjungan pastoral perdana di Kampung Lasang, Paroki Ranggu, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (31/07/2025). Kunjungan ini bertepatan dengan perayaan misa syukur imam baru, RD. Milkior Gitson, yang ditahbiskan pada 26 Februari 2025 lalu di Keuskupan Samarinda.

RD. Milkior Gitson merupakan imam kesepuluh yang berasal dari Kampung Lasang. Suburnya benih panggilan imamat dan hidup membiara di kampung tersebut menjadi perhatian khusus bagi Uskup Maksimus.
Dalam sambutannya, Mgr. Maksimus menyebut bahwa rahmat Imamat adalah anugerah Ilahi yang tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi Romo Melkior dan keluarganya, tetapi juga menjadi berkat bagi seluruh Keuskupan Labuan Bajo.
“Romo Melkior menjadi imam kesepuluh dari Beo Lasang. Ini bukan hanya rahmat untuk beliau secara pribadi, tapi juga untuk keluarga, kampung Lasang, paroki Ranggu, dan Keuskupan Labuan Bajo,” ujar Mgr. Maksimus.
Uskup juga menggarisbawahi bahwa tahun 2025 menjadi tahun penuh syukur di Keuskupan Labuan Bajo dengan banyaknya perayaan tahbisan, syukur 25 tahun imamat, dan syukur 40 tahun imamat.
Ia menekankan makna mendalam dari imamat suci, yang menurutnya melampaui kemuliaan malaikat.
“Makna imam yang ditahbiskan jauh lebih dalam daripada seribu malaikat di surga. Malaikat tidak bisa merayakan Ekaristi, hanya imam yang memiliki rahmat itu. Itulah mengapa imam disebut manusia Ekaristi,” tegasnya.
Mgr. Maksimus juga mengajak umat untuk terus mendoakan para imam agar kuat dalam panggilan dan tetap setia melayani umat. Ia berharap agar benih panggilan imamat terus tumbuh subur di Kampung Lasang.
“Terima kasih Romo Melkior yang telah menjadi inspirasi bagi kami. Semoga pelayananmu di Keuskupan Samarinda menjadi sumber berkat bagi banyak orang, khususnya bagi kampung ini,” tutupnya.
Setelah misa syukur, Uskup Maksimus turut memberkati Rumah Gendang—pusat ritus dan kegiatan budaya masyarakat Lasang serta Compang, tempat suci masyarakat adat.

Ketua panitia perayaan, Ambrosius Madut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara tersebut.
“Kami bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dari penjemputan imam baru, pergelaran Caci, hingga misa syukur berjalan lancar. Kehadiran Bapa Uskup memberi makna besar. Apalagi rumah adat dan Compang kampung Lasang turut diberkati,” ucapnya.
Perayaan syukur ini menjadi momen penting bagi umat Kampung Lasang yang selama ini dikenal sebagai ladang subur panggilan hidup imamat dan religius di Keuskupan Labuan Bajo.
Turut hadir dalam perayaan MIsa Syukur imam Baru ini, Ketua Komisi 3 Martinus Warus dan Para Imam Konselebran.


