Home Berita Terkini Sambut Menag di Labuan Bajo, Pemkab Mabar Tekankan Solidaritas Kemanusiaan

Sambut Menag di Labuan Bajo, Pemkab Mabar Tekankan Solidaritas Kemanusiaan

0
27
Staf Ahli Bupati Mabar, bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Gabriel Bagung, saat memberikan sambutan. (Foto : Ist)
Penulis : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Bencana alam tidak hanya menguji kekuatan fisik masyarakat, tetapi juga menguji kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan. Di tengah situasi tersebut, kehadiran menteri Agama RI, KH. Nasarudin Umar di Labuan Bajo, menjadi kekuatan penting bagi warga Manggarai Barat yang terdampak.

Pesan itu disampaikan Staf Ahli Bupati Manggarai Barat Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Gabriel Bagung, saat menerima kunjungan Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar, di Labuan Bajo, Kamis (03/09/2026).

Menag Nasarudin hadir di Labuan Bajo untuk membawa bantuan tanggap darurat bagi masyarakat Manggarai Barat yang terdampak bencana gempa Flores.

Gabriel mengatakan, kehadiran Menteri Agama bersama bantuan yang diserahkan menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dan seluruh komponen bangsa terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Agama beserta jajaran Kementerian Agama atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ujar Gabriel.

Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat terdampak. Bantuan tidak hanya dinilai dari sisi material, tetapi juga dari pesan moral yang dibawanya.

“Kehadiran Bapak Menteri memberikan penguatan moral dan semangat bahwa masyarakat yang menjadi korban, tidak berjalan sendiri dalam menghadapi bencana ini,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana. Pemerintah, TNI-Polri, lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan, relawan hingga masyarakat dinilai telah menunjukkan semangat gotong royong dalam membantu warga terdampak.

Gabriel menegaskan, bencana menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan menghilangkan sekat-sekat perbedaan.

“Kami percaya, dalam menghadapi bencana, tidak ada perbedaan agama, suku maupun golongan. Yang ada adalah satu rasa kemanusiaan dan satu semangat untuk saling membantu,” tegasnya.

Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak sekaligus mendukung percepatan proses pemulihan.

Di hadapan Menteri Agama, Gabriel berharap agar kunjungan Menag  ini tidak hanya membawa bantuan bagi masyarakat, tetapi juga semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Semoga kunjungan dan perhatian Bapak menjadi berkat bagi masyarakat dan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Gabriel menutup sambutannya dengan sebuah pesan yang menggambarkan semangat masyarakat untuk bangkit dari situasi sulit akibat bencana.

“Bersama kita bangkit, bersama kita pulih, dan bersama kita membangun Flores umumnya dan Manggarai Barat khususnya yang semakin kuat dan tangguh,” pungkasnya.***