Penulis : Sebinus dan Thildis Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Sekretaris Daerah Provinsi NTT Fransiskus S. Sodo, secara resmi meninggalkan segala tugas dan tanggung jawab pelayanannya di Kabupaten Manggarai Barat. Ia mengaku telah belajar banyak hal dari Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi dan Wakil Bupati, dr. Yulianus Weng.
Pengakuan itu diungkapan Sekda Fransiskus pada acara pisah sambut dengan Penjabat Sekda Manggarai Barat Pius Baut, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis (3/9/2026) sore.

Dalam sambutannya, Fransiskus menyampaikan terima kasih mendalam kepada Bupati Edistasius Endi, Wakil Bupati Yulianus Weng, unsur Forkopimda, dan seluruh pimpinan OPD lingkup pemerintah kabupaten Manggarai Barat atas dukungan selama ia bertugas di Manggarai Barat.
“Atas nama pribadi dan keluarga, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, seluruh unsur Forkopimda dan pimpinan OPD atas doa dan perhatian, sehingga kami boleh dilantik tanggal 28 Agustus 2026. Dari hati yang paling dalam, terima kasih banyak,” ujar Sekda Fransiskus.
Fransiskus menyebut 6 tahun bekerja bersama Bupati dan Wakil Bupati menjadi sekolah kepemimpinan baginya.
“Saya bersyukur pernah bekerja bersama dua pemimpin ini. 6 tahun saya bekerja dengan karakter kepemimpinan yang melengkapi dan mengajari saya menjadi lebih berani, lebih kuat, dan menjanjikan. Energinya tidak pernah habis, detail sampai hal yang sangat penting. Mitigasinya berlipat-lipat. Ini mendorong kami untuk bekerja tidak biasa-biasa saja,” katanya.
Ia menegaskan, pesan yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati harus dijaga konsistensinya.
“Kalau Bapak-Ibu sudah menyampaikan begini, ya harus begitu. Tidak boleh berubah. Kita konsisten. Ini juga mengajarkan saya bahwa menjadi pemimpin itu harus di belakang komando dan sistem,” ujarnya.
Sekda Fransiskus juga berterima kasih kepada seluruh ASN, komunitas gereja yang diwakili Romo Benny, tokoh agama, pendeta, serta unsur Forkopimda termasuk Pengadilan, Polres, dan Lanal atas koordinasi yang berjalan baik selama ini.
Dengan nada haru, Fransiskus menyampaikan permohonan maaf jika selama 6 tahun menjalankan tugas masih ada kekurangan dan hal yang tidak berkenan.
“Karena kadang-kadang saya terbawa perasaan. Saya selalu bilang, kita harus belajar dari kepemimpinan yang terus-menerus, yang energinya tidak habis, supaya kita belajar memitigasi apa yang akan kita jalankan ke depan. Sekali lagi saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya,” ucapnya.
Di akhir sambutan, ia juga menyampaikan proficiat kepada Pius Baut yang resmi dilantik sebagai Penjabat Sekda Mabar.
“Saya titip Manggarai Barat. Mari kita jaga bersama agar roda pemerintahan dan pelayanan tetap berjalan,” pungkasnya.
Acara pisah sambut ditutup dengan penyerahan memori jabatan dari Fransiskus S. Sodo kepada Penjabat Sekda Pius Baut, disaksikan Bupati Edistasius Endi.***



