Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniWabup Yulianus Tegaskan Pelatihan Design Thinking, Adaptasi di Era Digital

Wabup Yulianus Tegaskan Pelatihan Design Thinking, Adaptasi di Era Digital

Penulis : Gaudensius Budiman 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng menegaskan bahwa Pelatihan Design Thinking merupakan  kesempatan berharga bagi aparatur pemerintah untuk beradaptasi dengan tuntutan Pelayanan Publik era digital yang semakin cepat dan kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Wabub Yulianus dalam sambutanya saat membuka kegiatan Pelatihan Design Thinking berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) yang merupakan kerjasama dengan Universitas Bina Nusantara (Binus) Malang  yang digelar di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (07/10/2025.

Wakil Bupati Yulianus (tengah) bersama tim dari Binus dan para peserta kegiatan. (Foto : Gonsalez)
Wakil Bupati Yulianus (tengah) bersama tim dari Binus dan para peserta kegiatan. (Foto : Gonsalez)

Pelatihan ini menekankan pada pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam menyediakan pelayanan publik yang cepat dan responsif di tengah kompleksitas permasalahan yang ada.

“Kita tahu bahwa hari ini tantangannya sudah berbeda. Masyarakat digital menuntut pelayanan cepat dan responsif. Kompleksitas masalah juga sudah tidak biasa, tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara lama,” tegas Wabub Yulianus.

Ia menambahkan, di tengah tekanan efisiensi dengan anggaran terbatas namun target kinerja yang harus tetap tinggi, kepemimpinan yang cerdas dan adaptif adalah kunci. Dan AI merupakan alat bantu yang bisa dimanfaatkan.

“AI hanya alat bantu untuk mempermudah pekerjaan. Kepemimpinan cerdas adalah segalanya,” ujarnya.

Geram Dengan Pimpinan OPD Yang Absen Kegiatan

Karena menilai kegiatan ini sangat penting, Wabup Yulianus pada kesempatan itu sempat mengungkapkan kegeramanya kepada sejumlah perangkat daerah yang dinilai enggan menghadiri kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa pelatihan yang difasilitasi oleh Universitas Binus Malang ini adalah sebuah kesempatan berharga untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan kompleks.

Jika kolaborasi dengan Binus ini sudah berjalan, tatapi masih ada pimpinan perangkat daerah tidak mau memanfaatkan, tegasnya, maka itu sama saja dengan menolak kolaborasi.

Kepada pimpinan perangkat daerah  yang tidak hadir dan tidak pula mengirim utusan, Wabup Yulianus geram dan memerintahkan untuk segera dipanggil.

Kepada para pimpinan perangkat daerah yang hadir, Wabup Yulianus berharap agar dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk membentuk pola pikir dalam memecahkan masalah. Ia menekankan agar para kepala dinas tidak hanya membawa masalah kepada pimpinan, tetapi sudah datang dengan analisis dan beberapa opsi solusi. Dan untuk membuat analisi itu, salah satu aplikasi yang bisa dimanfaatkan adalah AI.

Kolaborasi Dengan Binus, Pendampingan Tidak Berhenti di Ruang Pelatihan

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM, Teresia P. Asmon, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan buah dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Binus Malang. Inisiatif ini lahir dari keprihatinan bahwa sebagai penyedia layanan dan pengambil kebijakan, pemerintah harus setara bahkan lebih maju dibandingkan masyarakat yang telah menjadi pengguna layanan digital yang canggih.

Kadis Theresia saat menyampaikan laporan kegiatan. (Foto : Gonsalez)
Kadis Theresia saat menyampaikan laporan kegiatan. (Foto : Gonsalez)

“Kalau misalnya pengguna layanan pemerintah sudah secanggih ini, apa kabar kita?” tanya Teresia dengan nada bangga.

Dari diskusi yang dilakukan, Binus Malang dinilai sangat responsif dan bersedia membantu Kabupaten Manggarai Barat dalam pendampingan peningkatan kapasitas ini. Teresia menyebut pelatihan yang pertama pada Mei lalu telah memberikan manfaat nyata, sehingga dilanjutkan dengan pelatihan kedua ini. Ia berharap pendampingan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi bisa diteruskan ke masing-masing dinas untuk memecahkan masalah spesifik di lapangan.

Nara Sumber dalam Kegiatan Pelatihan Desing Thinking Bagi Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat  tersebut adalah Frederik Masri Gasa,S.IP.,M.Si., Ebby Chandra Pratama, S.E., M.M., Galuh Ayu Savitri, S.I.Kom., M.I.Kom.,Etsa Astridya Setiyati, S.E., M.Com., PGradDiplBus, Dr. R. Aditya Kristamtomo Putra.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments