Penulis : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, nyaris ‘memborong’ semua hasil para petani yang dipajang di semua booth pameran Festival Pangan Lokal. Selain sebagai bentuk apreasiasi, aksi ini juga akan memberi semangat kepada petani untuk terus bertani.
Suasana Festival Pangan Lokal di Manggarai Barat yang berlangsung di Lokasi Wisata Batu Cermin, Senin (04/05/2026), mendadak riuh saat Wakil Bupati dr. Yulianus Weng turun langsung menyambangi setiap booth pameran. Tak sekadar meninjau, orang nomor dua di Manggarai Barat ini kedapatan merogoh kocek pribadinya untuk memborong produk di hampir seluruh booth para petani.

Aksi borong ini dilakukan Wabup Yulianus sebagai bentuk apresiasi tulus kepada para peserta festival yang secara kebetulan seluruhnya adalah kaum perempuan. Menurutnya, dedikasi kaum perempuan dalam berkontribusi membangun sektor pertanian di Manggarai Barat patut diacungi jempol.
Sebagaimana disaksikan InfoMabar, di sela-sela transaksinya, Wabup Yulianus menyempatkan diri berdialog dengan para petani. Ia menyemangati mereka untuk terus berjuang, namun tetap mengingatkan agar peka terhadap dinamika dunia luar yang sedang penuh ketidakpastian.
“Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Situasi perang di berbagai belahan dunia bisa saja berdampak pada perekonomian kita di tingkat lokal. Saya minta para petani tetap semangat, namun juga cerdas melihat situasi,” pesan Wabup Yulianus.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai ini juga memberikan wejangan mengenai manajemen keuangan rumah tangga bagi para petani. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan hasil keuntungan pertanian untuk hal-hal yang bersifat prioritas.
“Jika berbelanja, harus menggunakan skala prioritas. Belanja berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan. Pastikan hasil tani ini digunakan untuk hal yang betul-betul mendesak dan penting bagi keluarga,” tegasnya.
Tidak hanya belanja sendiri, Wabup Yulianus juga menginstruksikan sejumlah Kepala Perangkat Daerah yang hadir pada Kegiatan Festival itu untuk turut serta berbelanja. Ia ingin memastikan bahwa festival ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi peserta.
“Saya mengajak para pimpinan perangkat daerah, ayo kita belanja. Kita ingin para ibu-ibu petani ini pulang tidak hanya membawa kebanggaan, tapi juga membawa hasil keuntungan yang nyata untuk dibawa pulang ke rumah,” ajaknya yang disambut antusias oleh para pejabat dan peserta festival.
Langkah ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para petani perempuan di Manggarai Barat untuk terus berinovasi dalam mengolah pangan lokal guna memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan ekonomi global.***


