BerandaBerita TerkiniRespons Kenaikan IPH Beras 5,84 Persen, Pemkab Mabar Siapkan Pasar Murah di...

Respons Kenaikan IPH Beras 5,84 Persen, Pemkab Mabar Siapkan Pasar Murah di Batu Cermin

Sumber : Release Disdagrin 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Pemkab Mabar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) menyiapkan Gerakan Pasar Murah Beras di Pasar Batu Cermin sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi. Pada Rakor itu terungkap, IPH komoditas beras semua kualitas di Manggarai Barat sampai minggu IV Oktober 2026 tercatat meningkat 5,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Gerakan Pasar Murah Beras ini dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau sekaligus menjaga ketersediaan pasokan, sebagai tindaklanjut dari fakta yang terungkap pada Rakor Pengendalian Inflasi pada 26 Oktober 2026 kemarin,” unggkap Kadis Disdagrin Manggarai Barat, Adrianus Ojo, sebagaimana release yang diterima InfoMabar, Selasa (27/10/2026) pagi.

Gerakan pangan murah di halaman kantor Dinas Ketahanan pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Barat. (Foto: Dok. Kominfo Newsroom)

Menurut Kadis Adrianus, perubahan Indeks Perkembangan Harga (IPH) komoditas beras semua kualitas di Kabupaten Manggarai Barat sampai minggu IV Oktober 2026, yang tercatat meningkat 5,84 persen dibandingkan bulan September 2026. “Ini merupakan yang tertinggi dalam daftar 138 kabupaten atau kota yang mengalami kenaikan IPH beras pada periode tersebut,” jelasnya.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena kenaikan harga beras berpotensi menambah beban pengeluaran rumah tangga. Penyediaan beras melalui pasar murah diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meredam tekanan kenaikan harga.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, lanjutnya, Disdagrin telah menyampaikan permohonan pelaksanaan operasi pasar beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada Perum BULOG Kantor Cabang Labuan Bajo melalui surat Nomor DISDAGRIN/500.2/141/X/2026 tanggal 26 Oktober 2026.

Dalam permohonan tersebut, kata Adrianus, kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Oktober 2026, pukul 09.00–12.00 WITA, di Pasar Batu Cermin, dengan usulan penyediaan beras SPHP sebanyak satu ton per hari atau total empat ton selama empat hari.

“Koordinasi dengan BULOG terus diperkuat untuk mendukung kesinambungan pasokan dan pelaksanaan pasar murah. Pemantauan harga, stok, serta realisasi penjualan juga akan dilakukan sebagai bahan evaluasi langkah pengendalian berikutnya,” ujarnya.

Adriabus kemudian mengajak seluruh masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya untuk memanfaatkan pasar murah ini demi memenuhi kebutuhan beras rumah tangga sesuai kebutuhan, dengan memperhatikan informasi resmi mengenai kesiapan layanan dan ketentuan pembelian dari Disdagrin serta BULOG.

Melalui koordinasi dan pemantauan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berupaya menjaga keterjangkauan harga, memperkuat ketersediaan bahan pokok, serta melindungi daya beli masyarakat.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments