Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniPeresmian Gedung Baru Bea Cukai Labuan Bajo, Simbol Sinergi Membangun Destinasi

Peresmian Gedung Baru Bea Cukai Labuan Bajo, Simbol Sinergi Membangun Destinasi

Penulis : Gery dan Gonsalez 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Gedung baru kantor Bea dan Cukai Labuan Bajo, selesai diresmikan. Peresmian itu tidak sekadar seremonial pemotongan pita, tapi menjadi deklarasi bersama tentang komitmen kolaborasi untuk mendukung destinasi super prioritas.

Bertempat di Kantor Bea Cukai Labuan Bajo – Jln. Padang Smip, dilaksanakan peresmian gedung baru Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Labuan Bajo, Senin (20/01/2026).

Bupati Edi saat menyampaikan sambutan. (Foto : Gonsalez)
Bupati Edi saat menyampaikan sambutan. (Foto : Gonsalez)

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam pidatonya yang gamblang dan sarat makna, menyampaikan bahwa keberadaan kantor baru ini harus menjadi contoh etos kerja dan integritas. Namun, pesan kuncinya justru terletak pada penekanan bahwa kesuksesan tidak bisa dicapai sendiri.

“Kita semua bukan Superman tetapi kita semua Menjadi super itu karena kerja kolaborasi dan bersinergi,” tegas Bupati Endi, seraya mengingatkan bahwa wajah daerah dan negara tercermin dari pelayanan setiap instansi, termasuk di kantor Bea Cukai.

Ia secara khusus menyoroti peran strategis Bea Cukai dalam agenda nasional. “Di tengah kebijakan Presiden Prabowo, Bea Cukai ini salah satu pilar utama bagaimana mendongkrak dan mengamankan seluruh pendapatan negara,” ujarnya, mengakui bahwa tugas itu rumit dan hanya bisa diatasi dengan kata kunci: kolaborasi.

Bupati Endi dengan optimis menyatakan bahwa “badai telah berlalu” untuk pariwisata Labuan Bajo. Ia menjanjikan bahwa berwisata di bulan Januari-Februari tahun 2026 ini akan mendatangkan rezeki berlimpah dan “rumah tangga semakin rukun.”

Disambut tawa riuh dan tepuk tangan  dari seisi ruangan, pernyataan khasnya ini menyiratkan keyakinan bahwa pelayanan yang baik dari seluruh instansi, termasuk di gedung baru Bea Cukai, akan menciptakan ekosistem yang mendukung kesejahteraan menyeluruh.

Jejaring Dukungan yang Terlihat Nyata

Sambutan dari Kepala Kantor Bea Cukai Labuan Bajo, Syahirul Alim, seperti memvisualisasikan jejaring kolaborasi yang dimaksud Bupati. Alim secara detail menyebutkan dan berterima kasih kepada puluhan instansi yang hadir, mulai dari TNI-Polri, badan usaha pelabuhan (Pelindo), pengelola bandara (Angkasa Pura), pengelola taman nasional (TN Komodo), BUMN seperti Telkom dan Perusahaan Air, hingga pemerintah desa, pelaku usaha hotel, eksportir, dan media.

Penyebutan ini bukan sekadar formalitas. Ia menunjukkan bahwa kerja Bea Cukai bersinggungan dengan seluruh ekosistem di Labuan Bajo. Mulai dari keamanan, logistik, pariwisata, komunikasi, hingga pelayanan dasar. Bahkan, Alim secara spontan menyebut nama Kepala Stasiun Meteorologi klimatologi dan Geofisika labuan Bajo , “Ibu Maria”, sebagai sosok kunci yang menentukan kelancaran aktivitas penerbangan dan pelayaran.

“Tanpa dia kita tidak bisa monitor cuaca… kita selalu ingat Ibu Mariah,” canda Syahrial, menyepakati pentingnya peran setiap pihak dalam rantai nilai pariwisata.

Acara ini juga mengungkap sisi lain dari fungsi Bea Cukai di Labuan Bajo, yang tidak hanya melayani wisatawan tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi riil. Kehadiran perwakilan pabrik di Maumere yang memesan pipa cukai dan beberapa perusahaan ekspor-impor menandakan potensi industri dan perdagangan di wilayah tersebut.

Peresmian gedung ini, dengan demikian, adalah penanda fisik dimulainya fase baru. Fase di mana Labuan Bajo tidak hanya dituntut menjadi indah secara alam, tetapi juga tangguh, efisien, dan terintegrasi secara administratif dan pelayanan.

Gedung baru Bea Cukai menjadi simpul baru dalam jaringan tersebut, dengan harapan dapat menginspirasi simpul-simpul pelayanan lain untuk bersama-sama ‘mendandan wajah negeri’.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments